1 week ago

Melestarikan Budaya: Anggota KKM Nalarangsa 23 ikut serta dalam Meriahkan Kirab Budaya Tumpeng dan Bersih Desa di Lingkungan Ngegong

Header Image
SHEFIA AINUL FUADAH

230101110025 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.523

Pada Minggu 18 April 2026 Mahasiswa KKM Nalarangsa turut meriahkan kegiatan Kirab Budaya Tumpeng dan bersih desa di Lingkungan Ngegong. Warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sebuah tradisi tahunan yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus upaya untuk melestarikan budaya lokal. Dalam kegiatan ini, para masyarakat dan mahasiswa KKM mengenakan pakaian jadul seperti kebaya dan baju lurik. Dengan penuh semangat mereka ikut berjalan mengelilingi desa sambil memanggul tumpeng yang dihias indah menggunakan makanan tradisional. Suasana kirab terasa makin hidup karena diiringi dengan berbagai penampilan budaya yang menarik warga sekitar.



Disepanjang perjalanan kirab, pertunjukan seni budaya di tampilkan secara bergantian. Seperti tarian reog ponorogo dengan topeng singa besar dan iringan musik yang khas berhasil memukau masyarakat yang menyaksiakn di pinggir jalan. Tidak hanya itu lantunan sholawat yang dibawakan oleh salah satu perwakilan dari Rt. juga turut mengiringi perjalanan kirab mengelilingi desa. Suara rebana dan syair-syair religi menghadirkan nuansa yang hangat dan penuh kekhidmatan.  Perpaduan antara seni budaya dan tradisi keagamaan membuat kegiatan tersebut terasa semakin bermakna bagi masyarakat.



Setelah berkeliling desa seluruh peserta berkumpul untuk menikmati tumpeng bersama-sama. Momen ini merupakan simbol rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan antarwarga. Anggota KKM Nalarangsa UIN Malang pun merasa senang karena dapat terlibat langsung dalam kegaiatan yang mempererat hubungan anatara mahasiswa dan masyarakat. 



Melalui partisipasi dalam Kirab Budaya Tumpeng dan Bersih Desa ini, Mahasiswa KKM Nalarangsa berharap budaya lokal dapat terus dilestaraikan serta dikenal oleh generasi muda. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa budaya akan tetap hidup apabila dijaga bersama melalui semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.