Peristiwa Isra Mi'raj merupakan perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem dan dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha, dan kemudian ke langit untuk menerima wahyu shalat lima waktu. Momentum ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, yang menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, menguatkan iman umat Islam terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW serta memberikan kesempatan bagi umat untuk memikirkan nilai-nilai keimanan dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT melalui kegiatan pengajian (pembacaan Ratibul Al Haddad, sholawatan dan tausiyah) bersama Majelis Rosho.
Acara istimewa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan pada hari Rabu malam Kamis, Tanggal 22 Januari 2025, yang bertempatan Di Masjid Baitul Mu'in Dusun Bangelan Tepatnya di Desa Bangelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang yang berkolaborasi dengan KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 63 dan 133, yang bertemakan "Mewujudkan pribadi yang moderat melalui momentum Isra' Mi'raj" yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang makna Isra' Mi'raj. Selain itu, peringatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar umat beragama khususnya warga Desa Bangelan serta sekitarnya dengan tujuan memperkuat toleransi dan saling pengertian di tengah kesejahteraan masyarakat.
Acara Ini di buka oleh Master of Ceremony, Saudara Muhammad Hendra Saputra dan Saudari Tsabitah Naurah Fithriyah selaku perwakilan mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan Saritilawah yang dilantunkan oleh Ustadz Abdul Muiz Fauzi. Dan acara umum ini dihadiri oleh masyarakat khususnya warga Desa Bangelan yang antusias nya sangat luar biasa, Tokoh Masyarakat , Majelis Rosho, dan Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Sambutan ketua takmir masjid Baitul Mu'in oleh bapak Abdul Muhid menyampaikan bahwasanya "jama'ah Muslimin Muslimat Majelis Rosho diharapkan mengamalkan dan semoga mendapatkan barokah dari acara peringatan isra' mi'raj dan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT"
Pak Sukirno selaku ketua panitia menyampaikan "pemberitahuan terkait persiapan acara, dana pemasukan dan pengeluaran agar supaya mengetahui dana yang masuk, dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada bapak - bapak, ibu - ibu panitia dan adik adik KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah membantu menyukseskan acara ini dan semoga kegiatan yang berkaitan dengan masjid kedepannya diharapkan bisa bergotong royong bersama-sama". Ujarnya.
Bapak Budiono memberikan Berbagai " moderat itu harus ditengah - tengah, harus imbang , jadi kita didalam hidup bermasyarakat itu harus menjaga kerukunannya, dalam moderat kita tidak boleh membedakan, kita harus sama, dan dengan diadakan acara ini semoga memiliki keteladan, kesabaran, ketangguhan dan memiliki sifat nya rasulullah dalam kehidupan masyarakat". Tuturnya.
Dan dalam tausiyah inti yang disampaikan oleh ustad Faisol Nur Muchlis, S.Pd.I “Dalam acara ini mengambil tema mewujudkan pribadi yang moderat , dimana moderat itu harus imbang, waktunya solat ya solat, waktunya tahlil ya tahlil. Kita Harus tawassut tidak boleh fanatik, Didalam mewujudkan moderat (tengah - tengah), dan dia juga berdawuh bahwa kita harus solat tidak boleh memberikan komitmen sholat. serta dia berdawuh bahwa syarat mencari ilmu itu ada 6 yaitu harus cerdas( akal sehat), semangat, bersungguh-sungguh, biaya yang cukup, harus ada guru,waktu yang panjang" dawuh beliau.
Peringatan Isra' Mi'raj ini tidak hanya sekedar seremonial, namun juga menjadi momen refleksi dan peningkatan spiritualitas umat Islam. Salah satu pesan utama yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah pentingnya menjaga hubungan dengan Allah melalui ibadah, serta pentingnya shalat yang diwajibkan dalam peristiwa tersebut. Melalui peringatan Isra Mi'raj, diharapkan umat Islam semakin memperkuat tekad untuk hidup sesuai dengan ajaran agama, serta menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat akan pentingnya menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
https://www.kompasiana.com/rifky88158/6791ab2b34777c30e7703be2/memperingati-isra-mi-raj-nabi-muhammad-saw-1446-h-tahun-2025-meningkatkan-kualitas-ibadah-dan-toleransi