Kediri, 17 Januari 2026 - Suasana religius yang sarat kekhidmatan menyelimuti Yayasan Pendidikan Islam Bahrul Ulum Kandangan dalam peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh KKM 109 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan PPL IAIFA Kediri. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang tidak hanya mengenang perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi juga mengajak seluruh civitas pesantren untuk merefleksikan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara diawali dengan pra-acara yang diiringi lantunan Sholawat Al-Habsyi, menggema syahdu dan menyejukkan hati para hadirin. Alunan sholawat tersebut menjadi pengantar spiritual sebelum acara resmi dimulai, menciptakan suasana penuh ketenangan sekaligus menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada Rasulullah SAW.
Acara kemudian dibuka dengan penampilan tari kreasi oleh siswi-siswi penari. Gerak yang anggun dan penuh ekspresi berpadu harmonis dengan nilai estetika, menghadirkan suguhan pembuka yang memukau sekaligus mencerminkan kreativitas dan bakat seni yang tumbuh di lingkungan pesantren.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan panitia sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Sambutan dilanjutkan oleh Agus Moch. Riyadh Auwibi, S.S., M.Pd., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kandangan, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala MA Plus Al-Hikam Kandangan, Ibu Ulfa Hidayatun Naja, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peringatan Isra Mi'raj hendaknya tidak dimaknai sebatas seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana introspeksi diri dan penguatan karakter santri agar senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan.
Memasuki agenda inti, para hadirin diajak untuk menyimak Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. Asy'ari Masduki, S.H.I., M.A., dosen dari IAIFA Kediri. Dengan penyampaian yang mendalam, runtut, dan menyentuh hati, beliau menguraikan makna Isra Mi'raj sebagai perjalanan spiritual yang sarat hikmah. Pesan tentang keteguhan iman, kedisiplinan dalam menegakkan ibadah, serta tanggung jawab moral umat Islam dalam kehidupan bermasyarakat disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan penuh makna.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta arahan langsung dari Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kandangan, Agus Moch. Riyadh Auwibi, S.S., M.Pd. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh santri untuk menjadikan momentum Isra Mi'raj sebagai titik tolak perubahan diri ke arah yang lebih baik dengan meningkatkan kualitas ibadah, menjaga adab dalam pergaulan, serta menumbuhkan semangat belajar dan berakhlakul karimah.
Sebagai penutup sekaligus puncak kemeriahan, acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif siswa-siswi dari SMP Islam Plus Al-Hikam dan MA Plus Al-Hikam Kandangan. Penampilan tersebut menampilkan bakat, kreativitas, dan semangat para santri dalam balutan nuansa edukatif dan religius yang menghibur sekaligus sarat pesan moral.
Secara keseluruhan, rangkaian peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh khidmat dari awal hingga akhir. Kolaborasi antara KKM 109 UIN Malang dan PPL IAIFA Kediri berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif dan inspiratif. Diharapkan, nilai-nilai luhur dari peristiwa Isra Mi'raj dapat terus tertanam dalam diri para santri sebagai bekal menjalani kehidupan yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.