3 months ago

Meneladani Perjalanan Agung Rasulullah: Peringatan Isra Mi'raj di Desa Sidorejo Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Meneladani Perjalanan Agung Rasulullah: Peringatan Isra Mi'raj di Desa Sidorejo", Klik untuk baca: https://www.

Header Image
GUSTI FADHILAH ROSYDA

230606110076 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.12

Isra Mi'raj bukan sekadar peristiwa sejarah yang dihafal dari lembaran kitab sirah, melainkan perjalanan agung yang terus hidup dalam kesadaran umat Islam lintas generasi. Ini merupakan kisah tentang iman yang diuji, ketaatan yang dimuliakan, dan shalat yang ditetapkan sebagai tiang kehidupan. Kesadaran inilah yang coba dihidupkan kembali dalam peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad yang diselenggarakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada Ahad, 18 Januari 2026, bertepatan dengan 29 Rajab 1447 Hijriah.



 



Kegiatan ini diprakarsai oleh Kelompok KKM 12 Bhavanaloka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berkolaborasi dengan Kelompok KKM 51 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, serta perangkat desa. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam mengembangkan tradisi keislaman yang telah mengakar kuat di tengah kehidupan desa.



 



 



Pagi yang Penuh Harap: Menanam Nilai Sejak Dini 



 



Sejak pagi hari, suasana Desa Sidorejo telah terasa berbeda. Anak-anak, orang tua, dan para undangan mulai berdatangan dengan wajah penuh antusias. Rangkaian acara pagi dibuka secara resmi dengan penuh khidmat, menandai dimulainya peringatan Isra Mi'raj sebagai momentum refleksi spiritual dan pendidikan keagamaan.



 



 



Foto Dokumentasi Pendaftaran Lomba



Sambutan-sambutan yang disampaikan menjadi pengantar makna, mengajak hadirin untuk tidak memandang Isra Mi'raj sebagai cerita yang jauh dari realitas, melainkan sebagai sumber nilai yang relevan bagi kehidupan sehari-hari. Nilai ketaatan, kedisiplinan shalat, serta kesadaran akan hubungan vertikal dan horizontal manusia menjadi pesan utama yang ditekankan.



 



 



Suasana religius semakin menguat saat ayat suci Al-Qur'an dilantunkan. Bacaan Al-Qur'an tidak hanya membuka acara secara simbolik, tetapi juga menegaskan bahwa setiap kegiatan keislaman harus berpijak pada wahyu sebagai sumber utama nilai dan pedoman hidup.



 



 



Foto Dokumentasi Pembukaan dan Sambutan-sambutan



Menariknya, kegiatan pagi tidak berhenti pada aspek ritual semata. Penampilan Tari Gunung Jati turut dihadirkan sebagai bentuk ekspresi budaya yang selaras dengan nilai religius. Tarian ini menjadi simbol bahwa Islam tidak meniadakan budaya lokal, melainkan memuliakannya selama tetap berada dalam koridor adab dan nilai kebaikan.



 



 



 



 



Foto Dokumentasi Penampilan Tari Gunung Jati



 



Setelah itu, peserta lomba mendapatkan briefing lomba sebagai bagian dari edukasi dan pembinaan. Agenda berlanjut dengan pelaksanaan lomba yang ditujukan bagi anak-anak, yakni lomba mewarnai, Adzan dan hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mencintai Al-Qur'an dan Isra Mi'raj dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan dunia mereka. Hafalan bukan hanya soal ingatan, tetapi tentang menanamkan ayat-ayat Allah di hati sejak dini.



 



 



 



Foto Dokumentasi Kegiatan Lomba Mewarnai



 



 



Foto Dokumentasi Kegiatan Lomba Adzan



 



 



Foto Dokumentasi Lomba Hafalan Surat-surat Pendek



Malam Puncak Spiritualitas: Refleksi dan Doa Bersama



 



Ketika malam tiba, rangkaian acara berlanjut dengan suasana yang lebih khusyuk dan reflektif. Agenda malam diawali dengan pengumuman pemenang lomba serta pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha, keberanian, dan semangat belajar para peserta. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi agar anak-anak terus tumbuh dalam kecintaan terhadap ilmu dan Al-Qur'an.



 



 



Foto Dokumentasi Pengumuman dan Pembagian Hadiah Kepada Peserta Lomba



Nuansa spiritual semakin terasa dengan penampilan hadrah, yang menghadirkan lantunan shalawat dan pujian kepada Rasulullah . Irama hadrah tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana dzikir kolektif yang menyatukan hati jamaah dalam kecintaan kepada Nabi Muhammad .



 



 



Foto Dokumentasi Penampilan Hadroh



Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Sidorejo, yang menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sebagai pondasi moral dan sosial masyarakat desa. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti Isra Mi'raj bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana membangun karakter masyarakat yang beriman, berakhlak, dan beradab.



 



 



Foto Dokumentasi Sambutan Bapak Kepada Desa Sidorejo



Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Kyai Haji Muhammad Yakub Ridwan. Dalam tausiyahnya, beliau menguraikan makna Isra Mi'raj sebagai perjalanan spiritual yang sarat hikmah. Shalat ditegaskan sebagai hadiah langsung dari Allah kepada Rasulullah dan umatnya dimana ibadah yang tidak boleh dipandang ringan, karena di sanalah letak kualitas iman seorang Muslim. Ceramah disampaikan dengan bahasa yang menyejukkan, humoris, dan menyentuh realitas kehidupan masyarakat.



 



Rangkaian acara ditutup dengan doa penutup yang juga dipimpin oleh Kyai Haji Muhammad Yakub Ridwan. Dalam keheningan doa, seluruh hadirin menundukkan hati, memohon keberkahan, keselamatan, serta keteguhan iman bagi diri, keluarga, dan Desa Sidorejo secara keseluruhan.



 



 



 



 



 



Foto Dokumentasi Ceramah Sekaligus Doa Penutupan Rangkaian Acara



Merawat Tradisi, Menatap Masa Depan



 



Peringatan Isra Mi'raj di Desa Sidorejo ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keislaman dapat terus hidup melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Dengan menghargai tradisi masa lalu, namun tetap menghadirkan pendekatan edukatif dan kontekstual, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai iman yang tidak hanya dirayakan, tetapi juga diamalkan.



 



Lebih dari sekadar acara, Isra Mi'raj ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Allah selalu dimulai dari kesadaran diri, ketaatan dalam shalat, serta komitmen menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah perjalanan yang mungkin tidak setinggi Sidratul Muntaha, namun bermakna dalam setiap langkah kehidupan.



 



Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI



 



 



HALAMAN :



1



 



2



LIHAT SEMUA



 



 



 



Lihat Edu Selengkapnya



 



KAMU PASTI SUKA!



 



Menjaga Batas Dana Publik Desa



 



Galeri Seni di Stasiun Kayu Yufuin



 



Mengekstrateritorialkan Tanggung Jawab: Kerangka Liability Domestik Negara Asal bagi Perusahaan Multinasional Beroperasi di Wilayah Pelanggaran Hukum



KONTEN SPONSOR



 



 



 



Mata Anda akan Melihat 100% tanpa Operasi! Catat Resepnya



 



Siapa yang Menderita Diabetes Baca Segera sebelum Dihapus



 



Sakit Lutut & Sendi akan Hilang jika Anda Lakukan Ini Tiap Pagi



Jika Sendi, Lutut, dan Paha Anda Terasa Sakit, Baca Ini!



 



BERI NILAI



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?



AKTUAL



BERMANFAAT



INSPIRATIF



MENARIK



MENGHIBUR



UNIK



Belum ada penilaian.



Jadilah yang pertama untuk



memberikan penilaian!



BERI KOMENTAR



 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE



KIRIM



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!



Tag:



kkm



islam



isra miraj



humaniora



pendidikan



RESPONS : 0



 



POPULERREKOMENDASI



 



1



Mari Mencoba Tampilan Baru Kompasiana!



Kompasiana 



 Dibaca 467



2



Perubahan Tarawih 23 Menjadi 13 Rakaat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi



Merza Gamal 



 Dibaca 210



3



Dehumanisasi Manusia Papua Akibat Ketimpangan Pendidikan Dalam Perspektif John Dewey dan Paulo Freire



unepanus katpum



 Dibaca 202



4



OSIS SMA Negeri 1 Kamal Sukses Gelar Pensi Bertema Pusaka in Our Memories



Muhammad Hilmi D. S



 Dibaca 188



5



Drama Belum Usai, Bahar Smith Tersangka Lagi



Fahruddin Fitriya 



 Dibaca 177



Selengkapnya



NILAI TERTINGGI



 



Drama Belum Usai, Bahar Smith Tersangka Lagi



Fahruddin Fitriya 



 



Mari Mencoba Tampilan Baru Kompasiana!



Kompasiana 



 



Gunung Es Bernama Media Sosial



Noer Ashari 



 



Pastikan Tempat Potong Rambut Yang Cocok Tidak Satu Tempat Saja, Mengapa ?



Buyung Nurman



TERBARU



 



Mahasiswa Kliah Kerja Nyata (KKN) UNHAS Melaksanakan Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Berbasis Kerajinan di SDN 47 Parepare



fathur rachman alamsyah



0



 



Pustaka Devata Jelaskan Perbedaan ISBN dan e-ISBN dalam Tata Kelola Publikasi



billa



0



 



Workshop Kreasi Pot Tanaman dari Limbah Botol dan Galon untuk Ibu-Ibu PKK guna Menginternalisasi Konsep Economy Circular



M GhanaWM



0



 



Jemaah Haji Kloter 6 Asal Kepulauan Nias Ikuti Bimbingan Manasik Haji Perdana



Kemenhaj Sibolga



2



 



Jemaah Haji Kloter 6 Asal Kepulauan Nias Ikuti Bimbingan Manasik Haji Perdana



A R Atmaja



0



ARTIKEL UTAMA



 



Puisi: Sebelum Pelangi Datang



Teguh Prasetiyo



115



 



Ketika Pandji Pragiwaksono Menjalani Sanksi Adat di Toraja



Yulius Roma Patandean 



240



 



Cocok-cocokan Itu Nyata, Bahkan untuk Urusan Rambut



Akbar Aridani Setiawan



150



 



Kemesraan Terpajang di Ruang Maya, Pelajari Rambu-Rambunya agar Aman Sentosa



Heni Hikmayani Fauzia



170



 



Pesona Sepur Palsu di Kampung Suryatmajan Kota Yogyakarta



Agustina Purwantini 



108



 



 



TENTANG KOMPASIANA



SYARAT DAN KETENTUAN



FAQ KOMPASIANA



TUTORIAL



PRIVACY & POLICY



BANTUAN



Penghargaan dan Sertifikat:



 



Untuk pengajuan iklan dan kerja sama bisa menghubungi: kerjasama@kompasiana.com



Kunjungi Mediakit Kompasiana di sini



Programmatic partnership programmatic.team@kgmedia.id



K-Rewards



Infinite



Kilas Balik



Narativ



The Series



Ramadan



© 2026 KOMPASIANA.COM. A SUBSIDIARY OF KG MEDIA.



ALL RIGHTS RESERVED



NULIS



0



0



x



 



 



 



Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Meneladani Perjalanan Agung Rasulullah: Peringatan Isra Mi'raj di Desa Sidorejo", Klik untuk baca:



https://www.kompasiana.com/bintangpratama3365/6978c532ed64153c142821c3/meneladani-perjalanan-agung-rasulullah-peringatan-isra-mi-raj-di-desa-sidorejo?page=all#goog_rewarded



 



Kreator: Bintang Pratama



 



 



 



Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.



 



Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com