Mahasiswa KKN di TPQ MANBA'UL HUDA
Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Mengimplementasikan program kerja mereka di TPQ Manba'ul Huda, yang bertempat di Arjowinangun. Di hari pertama mereka, pada tangga 14 Maret 2025. Program KKM ini bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an dengan membantu para pengajar dalam menyimak bacaan Al-Qur’an serta membimbing siswa dalam memahami niat dan doa yang berkaitan dengan bulan Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM aktif menyimak bacaan para santri, mengarahkan mereka dalam melafalkan surat-surat tertentu, serta membimbing pembacaan surat secara kolektif. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode Iqra', serta kartu evaluasi yang telah disediakan oleh lembaga sebagai alat ukur perkembangan peserta didik.
Program ini sangat berkesan sehingga mendapatkan respon dan kesan baik dari para santri dan pengajar TPQ. Tidak terasa program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang dilaksanakan sudah berjalan selama 2 minggu selama bulan Ramadhan, resmi berakhir pada hari ini, 21 Maret 2025 berjalan dengan lancar.
Sekilas mengenal TPQ Manba’ul Huda
TPQ Manba’ul Huda berdiri sekitar tahun 2000 dan hingga kini tetap menjadi wadah bagi anak-anak dan masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an. TPQ ini memiliki sembilan ustazah yang berdedikasi sebagai tenaga pengajar. Sistem pembelajaran yang diterapkan menggunakan metode Iqra', di mana setiap kenaikan jilid dilakukan melalui ujian individu. Bagi santri yang telah menyelesaikan jilid 6 Iqra' dan beralih ke pembelajaran Al-Qur’an, ujian tidak lagi diperlukan.
Kegiatan belajar mengaji di TPQ ini berlangsung pada sore dan malam hari. Sesi sore diperuntukkan bagi anak-anak berusia 3,5 hingga 16 tahun, sementara sesi malam ditujukan bagi remaja dan orang dewasa. Selain pembelajaran Al-Qur’an, TPQ juga memberikan pengajaran kitab, sholawat nabi, serta manakib sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan.
Pada hari terakhir program, kegiatan belajar mengaji tetap berjalan seperti biasa. Anak-anak menyetorkan bacaan mereka secara bergantian, dilanjutkan dengan pembacaan surat-surat pendek secara bersama-sama. Suasana semakin hangat ketika sesi pembelajaran diakhiri dengan permainan interaktif, mempererat kedekatan mahasiswa dengan para santri.
Momentum haru dan kebersamaan semakin terasa saat kami mengabadikan momen dengan berfoto bersama sebelum melanjutkan kegiatan berbagi takjil. Sebagai bentuk kepedulian sosial, kami bersama-sama berangkat dari TPQ menuju pinggir jalan untuk membagikan takjil langsung kepada masyarakat. Di penghujung kegiatan, kami berpamitan kepada para ustadzah dan santri, mengakhiri perjalanan KKM dengan penuh rasa syukur.
Refleksi dan Harapan
Selama menjalankan program KKM di TPQ Manba’ul Huda, banyak pembelajaran berharga yang kami peroleh. Mengenal para ustazah dan santri membuka wawasan baru serta memberikan harapan bagi kami bahwa program semacam ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan. Kami berharap kontribusi yang diberikan selama kegiatan ini dapat terus diterapkan, membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan Al-Qur’an di TPQ Manba’ul Huda.
Semoga pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan pembelajaran kami sebagai mahasiswa serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Sekian, Terima kasih kami ucapkan.