Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1447 H, KKM Kelompok 129 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan MI Al-Ittihad Paras menyelenggarakan kegiatan Pawai dan Lomba Islami pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MI Al-Ittihad Paras dan Dusun Paras dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh murid.
Peringatan Isra’ Mi’raj bukan hanya sekadar mengenang perjalanan luar biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat beribadah, khususnya dalam menjaga shalat lima waktu yang menjadi perintah langsung dalam peristiwa tersebut. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa murid-murid MI tidak hanya membutuhkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga kegiatan yang menyenangkan sekaligus edukatif. Melalui pawai dan lomba, siswa belajar: bekerja sama dalam tim, bersikap sportif, berkreasi dan mengekspresikan diri, menerima kekalahan dengan lapang dada, bersabar, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut merupakan sikap mulia yang sangat penting bagi pembentukan karakter mereka di masa depan.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan susunan acara; pembukaan oleh MC, sambutan Kepala Dusun Paras, sambutan Kepala MI Al-Ittihad Paras, sambutan Ketua Pelaksana, pembacaan doa, dan penutupan sesi pembukaan. Setelah acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pawai mengelilingi Dusun Paras yang dimeriahkan oleh grup drumband MI Al-Ittihad Paras. Suasana dusun menjadi semakin semarak dengan atribut kreatif dan dekorasi yang dibuat oleh masing-masing kelas.
Setelah pawai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan berbagai cabang lomba yang dibagi berdasarkan jenjang kelas; untuk Kelas 4–6 ada lomba pidato, MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an), dan membaca puisi. Sedangkan untuk Kelas 1–3 ada lomba menyanyi, lomba adzan, dan lomba mewarnai. Setiap cabang lomba diambil Juara 1, 2, dan 3. Selain itu, terdapat penghargaan khusus untuk Dekorasi Pawai Terbaik yang diambil satu juara. Setelah seluruh perlombaan selesai, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah berupa sertifikat dan alat tulis, serta piala untuk juara terbaik pawai. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum murid-murid diperkenankan pulang.
Kegiatan ini memberikan banyak dampak positif, di antaranya: murid-murid memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan dan bermanfaat, murid-murid belajar nilai-nilai karakter seperti disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab, guru-guru mendapatkan inspirasi untuk kegiatan kreatif di masa mendatang. Antusiasme dan keceriaan yang terlihat sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa peringatan hari besar Islam dapat dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh siswa untuk terus meneladani semangat dan perjuangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam kehidupan sehari-hari.