3 months ago

Menguatkan Bacaan Al-Quran Para Santri Melalui Metode UMMI: Pengalaman Mengajar Mahasiswa KKM 53 UIN MALANG di TPQ Darul Ulum Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Menguatkan Bacaan Al-Quran Para Santri Melalui Metode UMMI: Pengalaman

Header Image
MUH. DZULJALALIL WAL IKRAM

230605110094 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.53

TPQ  Sukopuro



Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat. Hal inilah yang dirasakan oleh mahasiswa KKM Reguler Kelompok 53 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat melaksanakan pengabdian di Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Salah satu program yang dijalankan adalah membantu proses pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Darul Ulum.



TPQ Darul Ulum merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam membentuk dasar kemampuan membaca Al-Qur’an bagi anak-anak di desa tersebut. Santri yang belajar berasal dari berbagai usia dengan kemampuan membaca yang beragam, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga tahap kelancaran membaca Al-Qur’an.



Dalam kegiatan mengajar, mahasiswa KKM menggunakan metode UMMI sebagai pendekatan utama. Metode ini dikenal sebagai metode pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan bacaan tartil, makhraj yang tepat, serta penerapan tajwid secara bertahap. Keunggulan metode UMMI terletak pada sistem pembelajaran yang terstruktur, mudah dipahami, dan sesuai untuk anak-anak.



TPQ Sukopuro



Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan observasi awal untuk mengetahui kemampuan dasar para santri. Dari hasil pengamatan, ditemukan bahwa sebagian santri masih mengalami kesulitan dalam mengenali makhraj huruf dan panjang-pendek bacaan. Oleh karena itu, pembelajaran difokuskan pada penguatan dasar melalui latihan berulang dan pembacaan bersama.



Proses belajar mengajar dilakukan secara bertahap dan interaktif. Mahasiswa KKM berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar santri tidak merasa terbebani. Pendekatan yang ramah dan sabar menjadi kunci utama dalam mendampingi santri, terutama bagi mereka yang masih kurang percaya diri saat membaca Al-Qur’an.



Selain pembelajaran teknis membaca, mahasiswa KKM juga menanamkan nilai kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Santri diajak untuk memahami bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban, tetapi juga ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi. Hal ini terlihat dari meningkatnya antusiasme santri untuk hadir tepat waktu dan mengikuti kegiatan hingga selesai.



TPQ Sukopuro



Selama kegiatan berlangsung, terdapat perubahan positif yang cukup terlihat. Santri mulai menunjukkan peningkatan dalam kelancaran membaca serta keberanian untuk membaca secara mandiri. Meskipun belum sepenuhnya sempurna, perkembangan ini menjadi indikator bahwa metode UMMI efektif diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di TPQ Darul Ulum.



Bagi mahasiswa KKM, pengalaman mengajar ini memberikan pelajaran berharga. Selain mengasah kemampuan mengajar dan berkomunikasi dengan anak-anak, mahasiswa juga belajar tentang pentingnya kesabaran, keteladanan, dan kerja sama dengan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.



Melalui kegiatan ini, diharapkan pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Darul Ulum dapat terus berjalan secara berkelanjutan, serta menjadi bekal bagi santri dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mereka. Pengalaman ini juga menjadi pengingat bahwa kontribusi kecil yang dilakukan dengan ikhlas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.