8 months ago

Menguatkan Kebiasaan Ibadah dari Masjid Jami’ Siti Maimunah: One Day One Juz hingga Khataman Al-Qur’an

Header Image
MUHAMMAD SYAFIQ AL KATIRI

230401110290 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.119

Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang — Program One Day One Juz merupakan salah satu kegiatan penguatan nilai spiritual yang dilaksanakan oleh mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Tanggung. Seluruh rangkaian kegiatan program ini dipusatkan di Masjid Jami’ Siti Maimunah, yang menjadi ruang utama pembinaan keagamaan sekaligus pusat aktivitas spiritual masyarakat dan mahasiswa selama masa KKM. Program ini dirancang sebagai bentuk pembiasaan ibadah harian, khususnya membaca Al-Qur’an secara rutin dan konsisten di tengah padatnya aktivitas pengabdian kepada masyarakat.



Pelaksanaan program One Day One Juz dimulai sejak awal masa KKM dengan konsep sederhana namun penuh komitmen, yakni menyelesaikan satu juz Al-Qur’an setiap hari secara kolektif. Kegiatan dilaksanakan secara rutin di Masjid Jami’ Siti Maimunah setelah sholat Subuh, dengan harapan dapat menjadi awal yang baik sebelum memulai berbagai kegiatan lapangan. Pemilihan waktu dan tempat ini bertujuan membentuk kedisiplinan waktu serta membiasakan mahasiswa memulai hari dengan aktivitas ibadah di masjid sebagai pusat pembinaan spiritual.



Dalam pelaksanaannya, program One Day One Juz dilakukan dengan sistem pembagian bacaan Al-Qur’an kepada seluruh anggota. Setiap anggota mendapatkan bagian bacaan yang disesuaikan dengan jumlah peserta yang hadir pada hari tersebut, sehingga satu juz dapat diselesaikan bersama dalam satu hari di Masjid Jami’ Siti Maimunah. Pola ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target bacaan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama, kebersamaan, serta kesadaran kolektif dalam menjalankan program keagamaan secara berkelanjutan.



Selama pelaksanaan program, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, terutama terkait pengkondisian anggota untuk bangun dan berkumpul di masjid setelah sholat Subuh. Waktu pelaksanaan yang relatif pagi menjadi tantangan tersendiri, khususnya ketika anggota telah menjalani aktivitas lapangan yang cukup padat pada hari sebelumnya. Selain itu, adanya agenda kegiatan lain yang harus dilaksanakan pada pagi hari juga berpotensi menimbulkan benturan jadwal dengan pelaksanaan One Day One Juz di masjid.



Untuk mengatasi kendala tersebut, dilakukan evaluasi dan koordinasi internal secara berkala. Upaya yang dilakukan meliputi penyusunan jadwal pembagian tugas untuk membangunkan anggota menjelang waktu Subuh, pemberian pengingat pelaksanaan kegiatan, serta penyesuaian waktu pelaksanaan apabila terdapat kegiatan lain yang bersifat mendesak. Penyesuaian ini dilakukan tanpa mengurangi esensi dan tujuan program, sehingga kegiatan One Day One Juz tetap dapat berjalan secara konsisten di Masjid Jami’ Siti Maimunah.



Secara keseluruhan, program One Day One Juz memberikan dampak positif bagi anggota yang terlibat. Kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari di masjid membantu meningkatkan kedisiplinan waktu, konsistensi ibadah, serta kesadaran spiritual selama masa pengabdian. Selain itu, pelaksanaan program secara kolektif juga memperkuat kekompakan dan solidaritas antaranggota, karena seluruh peserta terikat dalam komitmen yang sama untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.



Sebagai penutup rangkaian program One Day One Juz, dilaksanakan kegiatan Khataman Al-Qur’an pada Sabtu (24/01/2026) yang bertempat di Masjid Jami’ Siti Maimunah Desa Tanggung. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang sarat makna, sekaligus wujud rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan program sejak awal masa pengabdian. Khataman ini menandai selesainya pembacaan 30 juz Al-Qur’an secara bersama-sama yang telah dijalani dengan penuh komitmen dan kesungguhan.



Rangkaian kegiatan khataman berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan di dalam masjid. Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan doa khatmil Qur’an serta doa bersama. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, menciptakan suasana religius yang menenangkan dan memperkuat ikatan spiritual di antara peserta yang selama ini menjalankan program One Day One Juz di Masjid Jami’ Siti Maimunah.



Selain rangkaian ibadah, kegiatan khataman juga dirangkaikan dengan tumpengan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat kelancaran, kesehatan, dan kesempatan untuk menyelesaikan program keagamaan ini. Tumpengan dilaksanakan di lingkungan masjid sebagai simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa syukur atas proses yang telah dilalui bersama selama masa pengabdian.



Lebih dari sekadar seremoni penutup, khataman Al-Qur’an ini menjadi refleksi atas proses panjang yang telah dijalani selama program One Day One Juz berlangsung. Konsistensi membaca Al-Qur’an setiap hari di masjid menuntut komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan, terutama di tengah padatnya aktivitas pengabdian dan kegiatan lapangan. Namun demikian, program ini justru menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan spiritual sebagai penopang utama dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.



Dalam konteks kehidupan yang semakin dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai tantangan modern, rangkaian kegiatan One Day One Juz dan khataman Al-Qur’an di Masjid Jami’ Siti Maimunah ini menjadi bentuk ikhtiar sederhana untuk menanamkan kembali nilai-nilai keagamaan dalam keseharian. Al-Qur’an tidak hanya dibaca sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga dihayati sebagai pedoman hidup yang memberi arah, ketenangan, dan kekuatan spiritual.



Pelaksanaan khataman Al-Qur’an pada 24 Januari 2026 tersebut menjadi penutup yang bermakna bagi keseluruhan rangkaian program One Day One Juz. Suasana syukur dan haru terasa ketika seluruh juz Al-Qur’an berhasil diselesaikan bersama, menandai berakhirnya satu proses sekaligus tumbuhnya harapan agar kebiasaan baik membaca Al-Qur’an di Masjid Jami’ Siti Maimunah dapat terus terjaga.



Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dapat terus berlanjut dan tidak berhenti pada berakhirnya program semata. Program One Day One Juz dan khataman Al-Qur’an ini menjadi simbol bahwa pengabdian sejati tidak hanya tercermin dari kerja nyata di tengah masyarakat, tetapi juga dari upaya memperbaiki diri dan memperkuat nilai spiritual sebagai fondasi kehidupan bersama.