Desa Turirejo menjadi saksi terselenggaranya kegiatan edukatif bertema keluarga pada Senin, 26 Januari 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang bersama masyarakat setempat sukses menggelar Sosialisasi Parenting yang ditujukan bagi para ibu yang memiliki anak balita serta kader posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang PKK Desa Turirejo dengan suasana hangat, santai, namun penuh antusiasme. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya pada masa usia dini yang dikenal sebagai fase emas perkembangan.
Sebanyak 13 mahasiswa KKM terlibat aktif sebagai panitia. Seluruh anggota bekerja sama menyiapkan rangkaian acara, mulai dari persiapan tempat, registrasi peserta, hingga teknis pelaksanaan kegiatan.
Sekitar 35 peserta hadir memenuhi ruangan sejak awal acara. Mayoritas merupakan ibu-ibu yang membawa balita mereka, sehingga suasana terasa hidup dan akrab. Meski sesekali terdengar tangisan anak kecil, kegiatan tetap berlangsung kondusif. Justru kehadiran anak-anak tersebut membuat materi yang disampaikan terasa lebih nyata dan relevan. Peserta tampak aktif berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman seputar tantangan mengasuh anak sehari-hari.
Materi disampaikan langsung oleh Ibu Naila Kamaliya, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang membahas pentingnya stimulasi perkembangan anak serta pemenuhan kebutuhan psikologis dasar mereka. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa perkembangan anak tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi mencakup berbagai dimensi seperti kognitif, bahasa, fisik-motorik, sosial-emosional, kemandirian, hingga nilai agama dan moral. Setiap aspek perlu distimulasi secara seimbang agar anak tumbuh optimal.
Metode penyampaian dilakukan melalui ceramah interaktif, sesi tanya jawab, serta sharing pengalaman, sehingga peserta tidak hanya mendengarkan tetapi juga terlibat aktif.
Agar suasana semakin cair, panitia juga menyiapkan doorprize sederhana. Momen ini membuat peserta semakin bersemangat dan menciptakan kedekatan antara mahasiswa dan warga. Tawa dan canda mewarnai jalannya kegiatan, menjadikan seminar terasa ringan namun tetap bermakna.
Secara umum, kegiatan ini mendapat respons yang sangat baik. Peserta merasa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan sehari-hari dan mudah dipraktikkan di rumah.
Salah satu peserta, Bu Nuri, bahkan menyampaikan apresiasi secara langsung dan meminta materi presentasi untuk dibagikan kembali kepada ibu-ibu PKK di lingkungannya. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta saja, tetapi berpotensi menyebar lebih luas kepada masyarakat. Antusiasme tersebut menjadi indikator bahwa edukasi parenting memang sangat dibutuhkan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM menyadari bahwa menjadi orang tua bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan kesabaran, pemahaman, serta kemauan untuk terus belajar. Sosialisasi parenting menjadi langkah kecil namun bermakna untuk membantu orang tua memperoleh bekal pengetahuan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar kesadaran tentang pola asuh positif semakin meningkat, sehingga anak-anak Desa Turirejo dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, dan berkarakter.