3 months ago

Menumbuhkan Kepedulian dan Empati: Edukasi Anti-Bullying bagi Siswa Kelas V SDN Pandanwangi 1

Header Image
MOCH. NAZRIEL ILHAM ATTALLAH

230203110014 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.5

SDN Pandanwangi 1 terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi anti-bullying yang ditujukan kepada siswa kelas V dan dilaksanakan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM).



Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bullying, dampak yang ditimbulkannya, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai dan empati di lingkungan sekolah. Edukasi diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying beserta jenis-jenisnya, seperti bullying verbal, fisik, dan sosial. Melalui penjelasan ini, siswa diajak memahami bahwa perilaku yang sering dianggap sebagai candaan dapat memberikan luka secara emosional bagi orang lain.



Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan menonton film edukatif bertema bullying. Film tersebut menggambarkan berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah serta dampak psikologis yang dialami oleh korban. Selama pemutaran film, siswa terlihat menyimak dengan serius dan menunjukkan rasa empati terhadap alur cerita yang ditampilkan.



Usai menonton film, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk melakukan sesi refleksi dan diskusi. Pada tahap ini, siswa diajak membahas pesan moral yang terkandung dalam film serta bagaimana sikap yang seharusnya dilakukan ketika melihat atau mengalami tindakan bullying di lingkungan sekitar.



Selanjutnya, siswa diberikan selembar kertas kosong untuk menuliskan pengalaman pribadi mereka terkait bullying. Anak-anak diminta menuliskan apakah mereka pernah mengalami perundungan, bentuk bullying yang dialami, serta perasaan yang dirasakan saat kejadian tersebut. Hasil tulisan siswa kemudian ditempelkan pada selembar kertas putih berukuran besar sebagai bentuk keberanian dalam mengungkapkan perasaan dan pengalaman masing-masing.



Kegiatan berlangsung dengan suasana yang penuh haru. Pada sesi penutup, mahasiswa KKN memberikan motivasi dan pesan-pesan penguatan kepada siswa. Momen tersebut membuat hampir seluruh siswa terharu dan menangis, menandakan bahwa kegiatan ini memberikan dampak emosional yang mendalam dan menjadi ruang aman bagi siswa untuk merasa didengar dan dihargai.



Melalui kegiatan edukasi anti-bullying ini, diharapkan siswa kelas V SDN Pandanwangi 1 dapat lebih memahami pentingnya sikap empati, saling menghormati, dan keberanian untuk bersikap baik terhadap sesama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan emosional peserta didik.