3 months ago

Menutup Pengabdian dengan Kebersamaan: Penutupan KKM di Aula Desa Sidorejo

Header Image
DERREL BINTANG PRATAMA

230204110108 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.12

Setiap pengabdian memiliki awal, dan setiap awal akan menemukan akhirnya pada ruang yang sama-sama bermakna. Bertempat di Aula Desa Sidorejo, kegiatan penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dilaksanakan sebagai penanda berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Acara ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang refleksi atas proses belajar, berinteraksi, dan mengabdi yang telah dilalui bersama.



Suasana aula dipenuhi nuansa khidmat dan keakraban. Mahasiswa, perangkat desa, dosen pembimbing, serta perwakilan masyarakat hadir dengan satu kesadaran yang sama: bahwa pengabdian tidak diukur dari lamanya waktu, tetapi dari makna yang ditinggalkan.



Rangkaian Acara yang Sarat Makna



Acara penutupan diawali dengan pembukaan oleh MC, yang mengantarkan hadirin memasuki suasana resmi sekaligus hangat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menghadirkan ketenangan batin dan menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar pengabdian seharusnya berlandaskan nilai-nilai ilahiah.



Momentum kemudian berlanjut dengan sambutan Kepala Desa Sidorejo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKM serta menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan desa dalam membangun masyarakat yang berdaya. Kehadiran mahasiswa di desa dipandang sebagai mitra, bukan sekadar tamu, yang turut memberi warna dalam dinamika kehidupan masyarakat.



Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Sambutan ini menjadi ruang refleksi akademik dan moral, menegaskan bahwa KKM bukan hanya tentang melaksanakan program kerja, tetapi juga tentang membentuk karakter mahasiswa agar peka terhadap realitas sosial, mampu bekerja bersama masyarakat, dan belajar dari kearifan lokal.



Simbol Penutupan dan Kebersamaan



Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng penutupan, sebagai simbol rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKM. Tumpeng menjadi representasi harapan agar apa yang telah dilakukan selama masa pengabdian membawa keberkahan, manfaat, dan keberlanjutan bagi Desa Sidorejo.



Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, yang menjadi penanda visual dari kebersamaan yang telah terjalin. Foto tersebut tidak sekadar mengabadikan momen, tetapi menyimpan kenangan dan ikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat desa.



Akhir yang Menjadi Awal



Penutupan KKM di Aula Desa Sidorejo ini menegaskan bahwa meskipun secara administratif kegiatan telah selesai, nilai-nilai pengabdian dan kebersamaan diharapkan tetap hidup. Apa yang ditinggalkan bukan hanya program kerja, tetapi juga hubungan, pengalaman, dan pelajaran tentang arti hidup bersama masyarakat.



Dengan doa dan harapan, pengabdian yang telah ditutup secara resmi ini semoga menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas di masa depan—baik bagi mahasiswa, maupun bagi Desa Sidorejo yang telah menjadi ruang belajar dan pengabdian bersama.

https://www.kompasiana.com/bintangpratama3365/6980bef6c925c46b8f675ae2/menutup-pengabdian-dengan-kebersamaan-penutupan-kkm-di-aula-desa-sidorejo

https://drive.google.com/drive/folders/13R4EJQ__GX4yKwn-85FtwiujqN4r9nJC