Pendidikan keagamaan pada jenjang dasar memegang peranan penting dalam membentuk
karakter, spiritualitas, serta fondasi moral generasi muda. Di tengah tantangan perkembangan
zaman, penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an sejak usia dini menjadi bagian esensial
dalam membangun generasi yang berakhlak dan berintegritas. Atas dasar kesadaran tersebut,
mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok
38 melaksanakan kegiatan pendampingan mengajar mengaji di TPQ As-Shidiqi sebagai
bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pukul 14.00 hingga 16.00 WIB selama masa
KKM berlangsung. Mahasiswa mendampingi santri dalam membaca Al-Qur’an,
memperbaiki pelafalan huruf hijaiyah, membimbing bacaan sholat, jilid, serta doa-doa harian.
Kehadiran mahasiswa tidak menggantikan peran ustaz dan ustazah, melainkan memperkuat
proses pembelajaran yang telah berjalan melalui pola kemitraan yang saling mendukung.
Pendampingan dilakukan dengan pendekatan yang komunikatif, sabar, dan berbasis
keteladanan. Mahasiswa berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif
agar santri merasa percaya diri dalam membaca Al-Qur’an. Proses pembelajaran dilakukan
secara bertahap, baik melalui bimbingan individual maupun kelompok kecil, sehingga setiap
santri memperoleh perhatian sesuai dengan tingkat kemampuannya
Dampak dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan kelancaran bacaan Al-Qur’an serta
pemahaman santri terhadap bacaan sholat dan doa-doa harian. Santri menjadi lebih aktif
dalam mengikuti pembelajaran dan menunjukkan keberanian untuk membaca secara mandiri.
Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan santri juga memperkuat suasana belajar yang
lebih hidup dan partisipatif.
Pelaksanaan kegiatan secara rutin menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan
pembinaan. Dengan jadwal yang terstruktur, santri memiliki kesempatan untuk terus
memperbaiki bacaan dan meningkatkan hafalan secara bertahap. Konsistensi tersebut juga
membangun kedekatan emosional yang positif antara mahasiswa dan santri, sehingga proses
pembelajaran berlangsung lebih efektif.
Seluruh kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Kelompok 38, Kivah Aha Putra, M.Pd.I., yang memberikan arahan akademik dan penguatan
konseptual kepada mahasiswa dalam menjalankan program pengabdian. Bimbingan tersebut
memastikan bahwa kegiatan tetap selaras dengan prinsip pendidikan Islam yang moderat,
humanis, dan berorientasi pada pembinaan karakter.
Melalui pendampingan di TPQ As-Shidiqi, mahasiswa KKM UIN Malang tidak hanya
mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga berkontribusi
langsung dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat. Kegiatan ini
menjadi wujud nyata bahwa pengabdian tidak sekadar program formal, melainkan upaya
kolektif dalam membangun generasi yang cakap membaca Al-Qur’an dan berakhlak mulia.
Kata Kunci
1. KKM UIN Malang
2. TPQ As-Shidiqi
3. Literasi Al-Qur’an
4. Pendidikan Islam
5. Pengabdian Masyarakat