Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengabdian bagi kami, Kelompok 15 yang terdiri dari Diva, Abu, Dina, Sasa, Rara, dan Dinda. Dalam kegiatan ini, kami melakukan pendampingan kepada Calon Jamaah Haji (CJH) sebagai upaya membantu mereka mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, agar mampu menjalankan ibadah haji dengan optimal dan meraih predikat haji yang mabrur.
Salah satu kegiatan pendampingan yang paling berkesan adalah saat kami mengunjungi kediaman Ibu Uum dan Ibu Mukti. Melalui kunjungan ini, kami tidak hanya melakukan edukasi dan pendampingan, tetapi juga membangun komunikasi yang hangat dan penuh empati. Kami mendampingi CJH dengan pendekatan yang persuasif, mendengarkan keluhan, berbagi informasi terkait kesehatan dan kesiapan ibadah, serta memberikan dukungan moral agar mereka merasa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi rangkaian ibadah haji.
Pendampingan yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada proses kebersamaan. Interaksi yang terjalin membuat kami memahami bahwa kesiapan menjadi jamaah haji tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga ketenangan hati, pemahaman ibadah, dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Melalui pengalaman KKM ini, kami belajar bahwa peran mahasiswa di tengah masyarakat adalah sebagai pendamping dan mitra, bukan sekadar pelaksana program. Kegiatan pendampingan Calon Jamaah Haji ini menjadi ikhtiar kecil kami untuk berkontribusi dalam membantu Ibu Uum dan Ibu Mukti agar dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan memperoleh haji yang mabrur.