1 year ago

"Merajut kasih, menebar harmoni: Santunan Anak Yatim Piatu & Moderasi Beragama di Dusun Sumberkradenan"

Header Image
CAHYA FADILLA FAJRIANTI

220103110075 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.303

Malang, 5 Maret 2025 - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan santunan untuk anak yatim piatu sekaligus menyuarakan pentingnya moderasi beragama. Acara yang penuh makna ini diselenggarakan di MTs Islamiyah Pakis, Desa Jebuk, Dusun Sumberkradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Rabu sore. Acara ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Kepala Desa, Kepala Madrasah, serta puluhan anak yatim piatu yang menjadi bagian utama dalam kegiatan ini.



 



Kegiatan santunan ini ditujukan untuk menyalurkan bantuan berupa makanan ringan, paket sembako, dan uang tunai kepada 35 anak yatim piatu. Selain sebagai bentuk bantuan langsung, acara ini juga merupakan wujud kepedulian sosial mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan. Antusiasme para tamu undangan sangat terasa sepanjang acara, yang tidak hanya dipersembahkan pada pemberian bantuan materi, tetapi juga bertujuan menumbuhkan empati serta mempererat solidaritas sosial. Diharapkan, santunan ini mampu memberi semangat baru bagi anak-anak yatim piatu agar tetap tegar dan optimis menjalani hidup meski tanpa kehadiran orang tua.



 



Selain memberikan santunan, acara ini juga menghadirkan program moderasi beragama dengan tema “Saling Menghargai dan Menghormati Sesama Manusia.” Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya sikap saling menghargai, terutama dalam masyarakat yang beragam. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak yatim piatu dapat merasakan perhatian dan kasih sayang, sehingga mereka tidak merasa tersisih dari lingkungan sekitar.



 



Acara diawali dengan pembacaan Al-Fatihah yang dipimpin oleh saudara Dinda sebagai Master of Ceremony (MC). Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan tilawah oleh saudara Zaky, diikuti oleh berbagai macam pertama dari saudara Alfian sebagai Ketua Pelaksana. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Abu Bakar, S.Pd.I, M.Pd.I selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Kemudian, Berbagai terakhir diberikan oleh Bapak Abul Khoiri, S.Pd.I, Kepala Desa Jebuk. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, sebelum penyerahan materi moderasi beragama oleh Bapak Dr. H. Alfin Mustikawan, M.Pd.



 



 



 



H. Alfin Mustikawan, M.Pd, menyatakan bahwa dalam masyarakat yang penuh dengan perbedaan baik dalam agama, budaya, maupun pandangan hidup setiap individu perlu memiliki sikap moderat. “Agama mengajarkan kita untuk berbuat baik, menyebarkan kasih sayang, dan saling membantu,” ujar beliau. Beliau juga menekankan bahwa perbedaan seharusnya bukan menjadi alasan untuk saling berbeda, namun justru menjadi peluang untuk saling menghargai dan memperkaya kehidupan bersama. Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.



 



Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan pesan tentang pentingnya moderasi beragama dan saling menghormati terus disebarkan di tengah masyarakat. Kegiatan ini bukan sekedar momen untuk berbagi kebahagiaan, namun juga mempererat hubungan antara lembaga masyarakat, mahasiswa, dan warga Desa Sumberkradenan. Semoga semangat kebersamaan ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk terus peduli dan membantu sesama yang membutuhkan.