8 months ago

Merawat Spiritualitas di Ruang Sekolah Menghidupkan Makna Isra Mi’raj melalui Pengabdian Reflektif Mahasiswa KKM UIN Malang

Header Image
KHOIRUNNISA NUR AQILAH FAUZI

230401110118 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.38

Peringatan hari besar Islam di lingkungan sekolah dasar bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum edukatif yang memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Kesadaran inilah yang mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38 untuk turut berkontribusi dalam kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj di SDN Wonoluyo I.



Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB tersebut menghadirkan pemateri langsung dari lembaga Yatim Mandiri. Kehadiran narasumber eksternal memberikan penguatan substansi materi sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai makna historis dan spiritual peristiwa Isra’ Mi’raj. Dalam konteks ini, mahasiswa KKM tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari tim pendukung yang memastikan seluruh rangkaian acara berjalan secara tertib dan terstruktur.



Sejak tahap persiapan, mahasiswa terlibat aktif dalam koordinasi teknis, penataan ruang kegiatan, serta pendampingan siswa selama acara berlangsung. Kontribusi tersebut mencerminkan implementasi nyata nilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditandai dengan partisipasi aktif siswa dalam menyimak materi serta menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri.



Secara substantif, peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak hanya memperkenalkan kembali kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menanamkan pemahaman mengenai pentingnya shalat sebagai tiang agama. Melalui pendekatan komunikatif yang disampaikan pemateri, siswa diajak memahami bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa historis, melainkan refleksi spiritual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Suasana religius pun terasa lebih kuat di lingkungan sekolah, tercermin dari sikap khidmat siswa selama kegiatan berlangsung.



Bagi mahasiswa KKM UIN Malang, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sosial dan spiritual. Mereka tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga menyerap nilai-nilai edukatif yang disampaikan dalam forum tersebut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat dimensi karakter dan moral peserta didik.



Seluruh rangkaian program berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 38, Kivah Aha Putra, M.Pd.I., yang senantiasa memberikan arahan akademik serta penguatan konseptual agar setiap kegiatan pengabdian memiliki nilai edukatif dan reflektif. Bimbingan tersebut memastikan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya bersifat partisipatif, tetapi juga memiliki makna akademik dan sosial yang terukur.



Peringatan Isra’ Mi’raj di SDN Wonoluyo I pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ia menjadi ruang perjumpaan antara nilai keagamaan, pendidikan karakter, dan semangat kolaborasi. Ketika mahasiswa hadir dengan kesadaran pengabdian, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang penanaman nilai spiritual yang membentuk generasi yang berakhlak dan berintegritas.