3 months ago

Merawat Wajah Desa: Aksi Bersih Wisata Dewi Sri di Desa Sidorejo

Header Image
AULIYATUL ATHIYYAH ZAIDAH

230401110029 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.12

Tempat wisata bukan hanya ruang rekreasi, tetapi juga cermin kepedulian sebuah desa terhadap lingkungan dan pengunjungnya. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi kegiatan pembersihan kawasan wisata Dewi Sri yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keindahan dan kenyamanan salah satu aset desa yang bernilai ekologis dan ekonomis. 



Wisata Dewi Sri selama ini menjadi ruang singgah masyarakat dan pengunjung dari luar desa. Namun, aktivitas yang terus berlangsung tak jarang meninggalkan jejak berupa sampah dan area yang kurang tertata. Melalui kegiatan bersih-bersih yang dilalukan oleh kelompok KKM 12 Bhavanaloka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta warga bersama pihak terkait berupaya mengembalikan wajah wisata Dewi Sri agar tetap asri, aman, dan layak dikunjungi.



Membersihkan Alam, Menumbuhkan Kesadaran



Kegiatan dimulai dengan membersihkan area sekitar wisata, termasuk jalur pejalan kaki, titik-titik berkumpul, serta area yang kerap menjadi tempat singgah pengunjung. Sampah-sampah yang berserakan dikumpulkan, dedaunan kering disapu, dan area yang terlihat kumuh ditata kembali. Proses ini dilakukan secara gotong royong, menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang wisata tersebut.



Tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan. Setiap langkah pembersihan mengingatkan bahwa menjaga alam tidak cukup dengan membangun fasilitas, tetapi harus diiringi dengan kesadaran untuk merawat dan melestarikannya secara berkelanjutan.



 



Wisata yang Bersih, Desa yang Berdaya



Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, wisata Dewi Sri diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung. Kebersihan kawasan wisata juga berdampak langsung pada citra desa, karena tempat wisata sering kali menjadi wajah pertama yang dilihat oleh tamu dari luar daerah.



Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan bahwa keberlangsungan wisata desa sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Wisata yang terawat akan membuka peluang ekonomi, sementara lingkungan yang rusak justru menjadi beban jangka panjang.



Merawat Hari Ini untuk Masa Depan



Aksi membersihkan wisata Dewi Sri bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan pengingat akan tanggung jawab kolektif. Alam yang dirawat hari ini adalah warisan bagi generasi mendatang. Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian wisata Dewi Sri, masyarakat Desa Sidorejo menunjukkan komitmen untuk membangun desa yang tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga karena kesadarannya dalam merawat lingkungan.