3 months ago

Momentum Perpisahan KKM Mandiri Gravia 162

Header Image
RIZQIN MUFIDAH CHOIRINA

230503110020 • KKM Mandiri • G.0

Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Gravia, Kelompok 162 menyelenggarakan acara Malam Puncak sebagai bentuk penutupan resmi KKM di Desa Ketawang Daleman. Acara ini menjadi momentum akhir kebersamaan antara mahasiswa KKM, masyarakat, serta perangkat desa setelah menjalani berbagai program selama masa KKM berlangsung.

Kegiatan Malam Puncak dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gudang Desa Ketawang Daleman, dan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Acara ini dibuka untuk umum, sehingga masyarakat Desa Ketawang Daleman dapat turut hadir dan meramaikan kegiatan penutupan KKM tersebut. Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa KKM Mandiri Gravia Kelompok 162 kepada pihak desa sebagai simbol terima kasih dan kenangan atas kerja sama yang telah terjalin. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang memberikan arahan serta apresiasi atas pelaksanaan KKM. Sambutan terakhir disampaikan oleh ketua KKM Mandiri Gravia Kelompok 162 sebagai penutup sesi sambutan.



Setelah rangkaian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba-lomba yang telah diselenggarakan sebelumnya dalam rangkaian kegiatan KKM. Pengumuman ini menjadi salah satu momen yang dinantikan oleh peserta dan masyarakat yang hadir. Acara Malam Puncak kemudian ditutup dengan sholawat bersama yang dibintangi oleh AM 137 Hadrah dan Ashabul Qahwah. Suasana menjadi semakin khidmat dan meriah dengan lantunan sholawat yang diikuti oleh masyarakat, mahasiswa KKM, serta perangkat desa.



Melalui kegiatan Malam Puncak ini, KKM Mandiri Gravia Kelompok 162 berharap seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ketawang Daleman serta meninggalkan kesan dan kenangan yang baik. Acara ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKM di desa tersebut.