Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, mahasiswa KKM
78 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan
IPNU–IPPNU Desa Banjarejo menyelenggarakan sebuah kegiatan bertajuk Ngaji Budaya.
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Banjarejo dan menjadi ruang refleksi spiritual
yang dikemas dengan pendekatan budaya.
Ngaji Budaya mengusung tema “Menggali Perjalanan Spiritual Nabi dengan Pandangan
Budaya”. Tema ini dipilih sebagai upaya untuk memahami makna Isra Mi’raj tidak hanya
sebagai peristiwa historis dan teologis, tetapi juga sebagai sumber nilai spiritual yang
dapat diinternalisasi dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Acara diawali dengan opening ceremony berupa penampilan pentas seni pencak silat
Kera Sakti dari Desa Banjarejo. Penampilan ini menjadi simbol harmonisasi antara
budaya lokal dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh dari peringatan Isra Mi’raj.
Suasana balai desa pun terasa hidup, meriah, dan penuh antusiasme dari para hadirin.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang dipandu oleh dua
orang Master of Ceremony, masing-masing merupakan delegasi dari IPNU–IPPNU Desa
Banjarejo dan KKM 78 UIN Malang ArthaBhumi. Setelah itu, pembacaan ayat suci AlQur’an dilantunkan dengan khidmat oleh A. Muzakky Abdur Rahman, menambah
kekhusyukan suasana peringatan Isra Mi’raj.
Acara berlanjut dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh
Bapak Suko Mulyono selaku Kepala Desa Banjarejo yang mengapresiasi sinergi
mahasiswa dan pemuda desa dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang bernilai
edukatif dan kultural. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ustadz Darmansyah
selaku Ketua Tanfidziyah, serta sambutan Ketua Pelaksana kegiatan, Prada Ayu Sahara,
yang menyampaikan harapan agar kegiatan Ngaji Budaya dapat menjadi agenda positif
yang berkelanjutan.
Memasuki inti acara, pemaparan materi pertama disampaikan oleh Nur Latifatul Qolbi.
Dalam penyampaiannya, ia mengajak peserta untuk merefleksikan perjalanan spiritual
Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj melalui perspektif budaya, serta
bagaimana nilai-nilai keteladanan Nabi dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat
sehari-hari.
Sebelum beralih ke pemateri kedua, acara diselingi dengan penampilan musik religi yang
dibawakan oleh grup musik Arema Al-Qulub dari Desa Banjarejo. Lantunan musik religi
tersebut menghadirkan suasana yang hangat dan reflektif, sekaligus memperkuat
nuansa spiritual dalam peringatan Isra Mi’raj.
Materi kedua kemudian disampaikan oleh Gus Syifaul Anam dan dimoderatori oleh
Ahmad Dahri. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan pembahasan yang
mendalam mengenai makna Isra Mi’raj, spiritualitas, serta relevansinya dengan budaya
dan kehidupan masyarakat masa kini. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya
pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi diskusi.
Acara ditutup dengan doa penutup yang disampaikan oleh Ustadz Dani, kemudian
secara resmi ditutup oleh MC. Setelah rangkaian acara utama selesai, kegiatan
dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama, makan bersama, serta pembagian buku
kepada peserta yang aktif bertanya terkait materi yang disampaikan oleh para pemateri.
Melalui kegiatan Ngaji Budaya dalam rangka memperingati Isra Mi’raj ini, KKM 78 UIN
Malang bersama IPNU–IPPNU Desa Banjarejo berharap dapat menghadirkan ruang
dialog yang mempertemukan nilai keislaman, spiritualitas, dan budaya lokal. Kegiatan ini
menjadi bukti bahwa peringatan hari besar Islam dapat dikemas secara kreatif, edukatif,
dan tetap membumi di tengah masyarakat.