2 weeks ago

Pamit dengan Hangat: Penarikan Mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dari MTsN 2 Kota Kediri

Header Image
ELISA QOTRUNADA

230102110149 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.

Kediri, 12 Mei 2026 — Ada suasana haru bercampur syukur di lingkungan MTsN 2 Kota Kediri pada Senin, 12 Mei 2026. Hari itu menjadi momen perpisahan yang berkesan antara pihak sekolah dengan 8 mahasiswa peserta program Asistensi Mengajar (AM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, yang resmi ditarik kembali ke kampus setelah menuntaskan pengabdian mereka.



Acara penarikan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala MTsN 2 Kota Kediri, para Wakil Kepala Madrasah beserta staf, serta para guru pamong yang selama ini menjadi pendamping setia para mahasiswa di lapangan.



Kepala MTsN 2 Kota Kediri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh mahasiswa yang telah memberikan kontribusi nyata bagi proses pembelajaran di madrasah. Beliau mengungkapkan bahwa kehadiran para mahasiswa AM bukan sekadar membantu tugas administratif, melainkan turut membawa semangat dan energi baru bagi siswa-siswi maupun guru di lingkungan MTsN 2 Kota Kediri.



"Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan akademik adik-adik mahasiswa. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat di sini bermanfaat untuk ke depannya."



Selama menjalani program Asistensi Mengajar, 8 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan belajar mengajar di kelas, mendampingi guru dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, hingga berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan program madrasah lainnya.



Para guru pamong yang selama ini mendampingi mereka pun tak segan mengungkapkan kesan positif. Dedikasi, kreativitas, dan semangat para mahasiswa dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi suasana akademik di MTsN 2 Kota Kediri.



Program Asistensi Mengajar sendiri merupakan bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia pendidikan sebelum benar-benar menjadi tenaga pengajar profesional. Bagi MTsN 2 Kota Kediri, program ini pun menjadi kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi Islam terkemuka seperti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.



Wakil Kepala Madrasah yang turut hadir menegaskan bahwa pihak sekolah selalu membuka pintu untuk kerja sama serupa di masa mendatang. Hubungan antara madrasah dan kampus dinilai perlu terus dipererat demi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.



Di penghujung acara, suasana haru tak terbendung saat para mahasiswa berpamitan satu per satu kepada guru pamong dan staf madrasah. Foto bersama, ucapan terima kasih, dan doa yang tulus menjadi penutup yang indah dari perjalanan pengabdian mereka.



Bagi para mahasiswa, pengalaman di MTsN 2 Kota Kediri tentu menjadi bekal berharga sebelum mereka melangkah lebih jauh dalam dunia pendidikan. Dan bagi MTsN 2, kenangan bersama mahasiswa-mahasiswa penuh semangat ini akan selalu menjadi bagian dari cerita indah madrasah.



Selamat melanjutkan perjalanan, para pejuang pendidikan muda. Semoga ilmu yang telah dibagi terus tumbuh dan bermanfaat!