Awalnya saya mengira kegiatan KKM ke calon jamaah haji akan terasa formal dan kaku. Ternyata justru sebaliknya. CJH yang kami dampingi sangat ramah, terbuka, dan menerima kami seperti keluarga sendiri. Edukasi kesehatan yang kami siapkan berubah menjadi obrolan santai yang penuh cerita, berisi mulai dari kekhawatiran kesehatan sampai harapan saat berangkat haji. Dari situ saya belajar bahwa kepercayaan lebih penting daripada sekadar menyampaikan materi.
Pengalaman lain yang berkesan datang dari kerja kelompok. Kami berasal dari prodi berbeda, sehingga cara berpikir kami pun tidak sama. Awalnya sering berbeda pendapat, tetapi lama-kelamaan kami justru saling melengkapi. Ada yang fokus medis, ada yang komunikasi, ada yang perilaku. Di situ saya benar-benar merasakan arti kolaborasi dalam pelayanan kesehatan.
Dosen pembimbing lapangan juga sangat membantu. Setiap evaluasi diberikan dengan detail dan langsung bisa kami perbaiki saat kunjungan berikutnya. Hal-hal kecil seperti cara bertanya dan menjelaskan ternyata sangat mempengaruhi kenyamanan CJH.
KKM ini singkat, tetapi memberi pelajaran besar: melayani masyarakat bukan hanya soal pengetahuan, melainkan empati, komunikasi, dan kerja sama.