1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
ROSELIND OKTOVANIE

220607110034 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sahwahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sahwahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lain, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasikan di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sahwahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan masyarakat tingkat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini dimulai dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa sambutan dari berbagai pihak yang hadir di acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan rasa syukur atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sahwahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh annggota KKM Abhinaya Sahwahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain sambutan dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terimakasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan hanya tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di jenjang Kabupaten Malang.



Writer & Editor: Amelia Resti Iffadah



 


1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
RIFQI MUFLICHAH

220401110117 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sahwahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sahwahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lain, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasikan di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sahwahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan masyarakat tingkat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini dimulai dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa sambutan dari berbagai pihak yang hadir di acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan rasa syukur atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sahwahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh annggota KKM Abhinaya Sahwahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain sambutan dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terimakasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan hanya tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di jenjang Kabupaten Malang.



Writer & Editor: Amelia Resti Iffadah



 


1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
AMELIA RESTI IFFADAH

220302110021 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sahwahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sahwahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lain, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasikan di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sahwahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan masyarakat tingkat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini dimulai dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa sambutan dari berbagai pihak yang hadir di acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan rasa syukur atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sahwahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh annggota KKM Abhinaya Sahwahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain sambutan dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terimakasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan hanya tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di jenjang Kabupaten Malang.



Writer & Editor: Amelia Resti Iffadah



 


1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
ELLISYA CORYNA HADI

220202110046 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sahwahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sahwahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lain, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasikan di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sahwahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan masyarakat tingkat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini dimulai dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa sambutan dari berbagai pihak yang hadir di acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan rasa syukur atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sahwahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh annggota KKM Abhinaya Sahwahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain sambutan dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terimakasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan hanya tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di jenjang Kabupaten Malang.



Writer & Editor: Amelia Resti Iffadah



 


1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
AHMAD MIFTAHUL QULUB

220301110053 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sahwahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sahwahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lain, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasikan di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sahwahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan masyarakat tingkat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini dimulai dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa sambutan dari berbagai pihak yang hadir di acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan rasa syukur atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sahwahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh annggota KKM Abhinaya Sahwahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain sambutan dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terimakasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan hanya tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di jenjang Kabupaten Malang.



Writer & Editor: Amelia Resti Iffadah



 


1 year ago

Pembukaan KKM Abhinaya Sahwahita: Bersama LAZISNU BMT NU Menuju Asa

Header Image
AHMAD NASHIRUL HAKIM

220201110079 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.152

Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sawahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sawahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. 

Acara ini menampilkan berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sawahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan.



Berbeda dengan kelompok KKM lainnya, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, MT selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sawahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan tingkat masyarakat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang.



Acara pembukaan ini diawali dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa Berbagai dari berbagai pihak yang hadir pada acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang berkolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya.



Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sawahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh anggota KKM Abhinaya Sawahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain Berbagai dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terima kasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini.



Pemotongan Tumpeng secara Simbolis

Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sawahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan sekedar tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di Kabupaten Malang.



Penulis & Penyunting : Amelia Resti Iffadah