3 months ago

Penanaman Bibit Pepaya sebagai Upaya Penghijauan dan Pemberdayaan Desa Ngenep

Header Image
M.ROBI ILMI

230602110069 • KKM Unggulan Fakultatif • G.249

Pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif merupakan salah satu langkah strategi dalam mendukung penghentian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat desa. Berangkat dari semangat tersebut, kelompok KKM Unggulan Fakultatif Universitas Islam Negeri (UIN) Malang 249 melaksanakan kegiatan penanaman bibit pepaya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengelolaan lahan kekosongan di wilayah pedesaan.Kegiatan ini dilaksanakan di Vasum Dusun Babaan, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada Selasa, 20 Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKM yang fokus pada optimalisasi potensi masyarakat lokal dan pemberdayaan.



 



Penanaman bibit pepaya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari ketua RT setempat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga seluruh anggota KKM Unggulan Fakultatif UIN Malang. Sinergi antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan tertib.Pemilihan tanaman pepaya bukan tanpa alasan. Tanaman ini dinilai sangat sesuai dengan kondisi lingkungan setempat serta memiliki masa panen yang relatif cepat. Selain itu, adanya dukungan bibit pepaya unggul dalam jumlah besar dari Dosen Pembimbing Lapangan menjadi peluang besar untuk memanfaatkan lahan vakum atau lahan tidur yang sebelumnya belum digunakan secara optimal. Pepaya juga tidak membutuhkan lahan yang luas dan perawatannya relatif mudah, sehingga sangat cocok dijadikan contoh tanaman produktif yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat.



 



Pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif merupakan salah satu langkah strategi dalam mendukung penghentian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat desa. Berangkat dari semangat tersebut, kelompok KKM Unggulan Fakultatif Universitas Islam Negeri (UIN) Malang 249 melaksanakan kegiatan penanaman bibit pepaya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengelolaan lahan kekosongan di wilayah pedesaan.Kegiatan ini dilaksanakan di Vasum Dusun Babaan, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada Selasa, 20 Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKM yang fokus pada optimalisasi potensi masyarakat lokal dan pemberdayaan.



 



Penanaman bibit pepaya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari ketua RT setempat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga seluruh anggota KKM Unggulan Fakultatif UIN Malang. Sinergi antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan tertib.Pemilihan tanaman pepaya bukan tanpa alasan. Tanaman ini dinilai sangat sesuai dengan kondisi lingkungan setempat serta memiliki masa panen yang relatif cepat. Selain itu, adanya dukungan bibit pepaya unggul dalam jumlah besar dari Dosen Pembimbing Lapangan menjadi peluang besar untuk memanfaatkan lahan vakum atau lahan tidur yang sebelumnya belum digunakan secara optimal. Pepaya juga tidak membutuhkan lahan yang luas dan perawatannya relatif mudah, sehingga sangat cocok dijadikan contoh tanaman produktif yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat.



 



Tujuan utama dari penanaman bibit pepaya ini adalah mengubah kekosongan lahan menjadi aset produktif yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media edukasi praktis bagi masyarakat dalam mengelola lahan kosong secara efektif dan berkelanjutan.Kegiatan ini lebih terfokus pada aspek penghijauan dan pemanfaatan lahan vasum yang sebelumnya belum digunakan, dengan harapan ke depan dapat berkembang menjadi sumber nilai ekonomi bagi warga.Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, kondisi tanah di lokasi penanaman termasuk subur dan sangat memadai untuk pertumbuhan tanaman pepaya. Lingkungan sekitar juga mendukung, sehingga diharapkan bibit pepaya dapat tumbuh dengan optimal dan memberikan hasil yang baik di masa mendatang.Kegiatan penanaman bibit pepaya ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam,pemanfaatan lahan agar tidak terbengkalai,peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan,penyediaan tanaman produktif yang berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.Penanaman bibit pepaya ini menjadi simbol nyata upaya kolaboratif antara pelajar dan masyarakat dalam sumber sumber daya desa. Lebih dari sekadar kegiatan penghijauan, program ini merupakan investasi jangka panjang demi kesejahteraan ekonomi dan keinginan pangan Desa Ngenep.