Sebagai mahasiswa yang saat ini mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, saya dan kelompok mendapat peluang luar biasa untuk terlibat langsung dalam program kerja besar yang bertema Famtrip Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata Desa Poncokusumo kepada masyarakat luas.
Acara Famtrip bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana kolaborasi antara pemerintah desa, Pokdarwis, masyarakat, dan mahasiswa KKM dalam meningkatkan sektor pariwisata di desa tersebut.
Pelaksanaan Famtrip Pokdarwis memiliki beberapa sasaran utama, antara lain: Memperkenalkan daya tarik wisata Desa Poncokusumo, Melaksanakan peresmian Pendopo Gastronomi sebagai fasilitas wisata baru, Melestarikan dan mempromosikan budaya lokal, Membangun kerja sama antara berbagai pihak dalam pengembangan desa wisata, Memberikan pengalaman wisata langsung kepada para peserta. Kegiatan Famtrip ini diselenggarakan sejak pagi hari dengan susunan acara yang terstruktur dan menarik.
Acara diawali dengan proses registrasi peserta. Para tamu yang hadir disambut oleh panitia serta MC. Suasana semakin hidup dengan adanya pertunjukan seni tradisional Jaranan, yang merupakan salah satu kesenian khas daerah. Melalui pertunjukan tersebut, peserta dapat lebih mengenal kekayaan budaya lokal sekaligus menikmati hiburan tradisional yang sarat makna.
Setelah hiburan budaya selesai, acara dilanjutkan dengan rangkaian pembukaan resmi, meliputi: Pembukaan oleh MC, Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sambutan dari Ketua Pokdarwis, Sambutan Kepala Desa Poncokusumo, Sambutan dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sambutan-sambutan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk terus mengembangkan sektor pariwisata desa sebagai sumber kesejahteraan masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Peresmian Pendopo Gastronomi Desa Poncokusumo yang diikuti dengan sesi pemaparan mengenai profil dan potensi desa. Sebagai bagian dari pengalaman langsung, peserta juga diajak mengikuti kegiatan Forest Bathing, yaitu aktivitas menyusuri kawasan alam yang asri di sekitar Desa Poncokusumo. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menikmati keindahan alam sekaligus merasakan suasana desa yang sejuk dan menenangkan.
Acara Famtrip ditutup dengan ramah tamah antara seluruh peserta dan panitia. Momen ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan serta membuka peluang kerja sama di masa mendatang. Bagi kami sebagai mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan Famtrip Pokdarwis merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Kami belajar banyak hal, mulai dari manajemen acara hingga pentingnya peran generasi muda dalam mendukung kemajuan desa wisata.
Famtrip Pokdarwis Desa Poncokusumo menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa mampu menciptakan program yang bermanfaat. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga potensi wisata desa semakin berkembang dan dikenal luas.