2 months ago

Penempatan Bank Sampah sebagai Upaya Pengelolaan Sampah di Dusun Duren Desa Dawuhan

Header Image
ROHMAN WIDIANTO

230603110025 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.93

   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 93 Kalventra Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan penempatan Bank Sampah di Dusun Duren, Desa Dawuhan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengelolaan lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.



   Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 93 Kalventra membuat dan menempatkan lima unit Bank Sampah yang didistribusikan di lima Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 45, RT 46, RT 47, RT 48, dan RT 49. Setiap RT menerima satu Bank Sampah yang dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai sarana pengelolaan sampah anorganik.



   Penempatan Bank Sampah dilakukan di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Penentuan lokasi dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat desa dan pengurus RT agar Bank Sampah dapat digunakan secara optimal oleh warga di masing-masing wilayah.



   Program Bank Sampah ini bertujuan untuk mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna diharapkan dapat dikumpulkan dan dikelola dengan baik sehingga mampu mengurangi volume sampah serta memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.



   Kegiatan penempatan Bank Sampah mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Duren. Antusiasme warga terlihat dari dukungan serta kesiapan untuk memanfaatkan Bank Sampah yang telah disediakan di setiap RT.



   Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 93 Kalventra berharap Bank Sampah yang telah ditempatkan dapat digunakan secara berkelanjutan serta menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Dusun Duren, Desa Dawuhan.



https://www.kompasiana.com/kkmkalventra93/696665a634777c7b5e2cb452/penempatan-bank-sampah-sebagai-upaya-pengelolaan-sampah-di-dusun-duren-desa-dawuhan