Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berkontribusi langsung ke masyarakat. KKM Reguler Kelompok 3 yang berlokasi di Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, berlangsung selama lebih dari satu bulan, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi kami.
Perjalanan dimulai pada 21 Desember 2024, ketika para mahasiswa tiba di basecamp di Desa Dawuhan. Adaptasi dengan lingkungan dan masyarakat setempat menjadi langkah awal yang dilakukan, termasuk silaturahmi dengan warga sekitar dan berkenalan dengan pengurus desa.
Sejak hari pertama, kami aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid desa. Program "One Day, One Juz" menjadi rutinitas, di mana mahasiswa membaca Al-Qur’an secara bergantian. Selain itu, kami juga berpartisipasi dalam kegiatan tahlilan dan Rathibul Hadad bersama masyarakat.
Interaksi dengan anak-anak desa juga dilakukan melalui pengajaran di berbagai TPQ. Kegiatan mengajar ini dibagi dalam beberapa kelompok untuk memastikan keempat TPQ mendapatkan bimbingan. Selain itu, kami juga ikut serta dalam membersihkan masjid dan membantu kegiatan keagamaan lainnya
kami tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga membantu warga dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Beberapa mahasiswa laki-laki membantu pembangunan irigasi sawah dan membersihkan longsor, sementara mahasiswa perempuan turut serta dalam aktivitas pertanian dan berkunjung ke peternakan ayam petelur. Mereka juga membantu administrasi di sekolah penyetaraan "Setia Mandiri," seperti menginput data siswa dan mencetak dokumen.
Selain mengajar di TPQ dan sekolah formal, kami juga mengadakan berbagai kegiatan edukatif. kami menggelar sosialisasi ekonomi, parenting, dan stunting yang dihadiri oleh warga desa dan bahkan mendapat dukungan dari PKK Desa Dawuhan.
Selain itu, mahasiswa juga merancang program UMKM untuk mendukung ekonomi desa dan memperkenalkan moderasi beragama kepada masyarakat melalui diskusi bersama.
Menjelang akhir KKM, kami mengadakan berbagai acara, termasuk lomba cerdas cermat bagi anak-anak TPQ dan peringatan Isra’ Mi’raj di MI Miftahul Ulum. Penutupan KKM dilakukan secara resmi di Balai Desa Dawuhan, dihadiri oleh warga dan tokoh masyarakat. Sebagai tanda terima kasih, mahasiswa memberikan cinderamata berupa kaligrafi kepada Masjid Baitussolikin dan banner untuk UMKM peternakan ayam petelur.
Pada hari terakhir, kami berpamitan dengan warga, kepala dusun, dan pemilik posko yang telah membantu selama program berlangsung. Momen ini diakhiri dengan pencetakan foto kenang-kenangan dan pemberian nilai dari mitra kerja sebelum akhirnya mahasiswa kembali ke tujuan masing-masing pada 30 Januari 2025.
KKM di Desa Dawuhan bukan hanya sekadar program pengabdian, tetapi juga pengalaman penuh makna yang mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk lebih memahami kehidupan sosial, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan tentunya memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.