2 months ago

Pengembangan Aplikasi BPSAB sebagai Digitalisasi Pencatatan Air Desa

Header Image
ALVI FARAH AZ-ZAHRAH

230301110143 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.106

Sebagai bagian dari rangkaian program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok  Dharmayatra 106 melaksanakan inovasi digital berupa  pengembangan Aplikasi BPSAB  yang terintegrasi melalui website Desa Srigading. Program ini dirancang untuk membantu  BUMDes  dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan layanan air bersih desa, khususnya dalam hal pencatatan dan pemantauan pembayaran iuran bulanan masyarakat.



Sebelum adanya Aplikasi BPSAB, proses pencatatan pelanggan dan pembayaran iuran air desa masih dilakukan secara  manual , baik melalui buku catatan maupun arsip tertulis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai kendala, seperti data yang tidak terstruktur, risiko kehilangan catatan, kesulitan dalam melacak konsumen yang rutin maupun tidak rutin membayar, serta kesulitan dalam menyusun laporan secara cepat dan akurat.



Melihat permasalahan tersebut, Kelompok Dharmayatra 106 menggagas pembuatan Aplikasi BPSAB sebagai solusi digital yang dapat mendukung tata kelola BUMDes secara lebih modern, efisien, dan transparan.



Pengembangan Aplikasi BPSAB bertujuan untuk:




  • Mempermudah BUMDes dalam mencatat data pelanggan air desa secara ringkas.

  • Membantu proses  pelacakan  konsumen berdasarkan tingkat kedisiplinan pembayaran iuran bulanan.

  • Mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan.

  • Mendukung digitalisasi administrasi layanan air desa.



Aplikasi BPSAB dirancang sebagai sistem pencatatan berbasis website dengan beberapa fungsi utama, antara lain:




  1. Pencatatan Data Konsumen

    Aplikasi ini memuat data pelanggan layanan air desa, seperti identitas pelanggan, alamat, dan status layanan. Seluruh data disimpan secara digital sehingga lebih mudah diakses dan diperbarui.

  2. Pelacakan Pembayaran Iuran Bulanan

    Melalui sistem ini, BUMDes dapat menampung konsumen yang rutin membayar maupun yang mengalami keterlambatan. Informasi pembayaran tersedia secara terstruktur, sehingga memudahkan proses evaluasi dan tindak lanjut.

  3. Rekapitulasi dan Arsip Data

    Aplikasi BPSAB memungkinkan pembuatan rekap data pembayaran secara berkala. Hal ini membantu BUMDes dalam menyusun laporan administrasi dengan lebih cepat dan sistematis.

  4. Integrasi dengan Website Desa

    Aplikasi ini terintegrasi dengan website Desa Srigading sebagai bagian dari sistem informasi desa, sehingga mendukung satu pintu akses digital untuk pelayanan dan administrasi desa.



Dengan hadirnya Aplikasi BPSAB, B UMDes Desa Srigading diharapkan dapat mengelola layanan air desa secara lebih tertib dan profesional. Sistem pencatatan yang sebelumnya manual kini beralih ke sistem digital yang lebih aman, efisien, dan mudah digunakan. Bagi, pengelolaan masyarakat yang lebih baik ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan serta kejelasan administrasi pembayaran.



Program kerja pengembangan  Aplikasi BPSAB  oleh Kelompok  Dharmayatra 106  merupakan bentuk nyata kontribusi pelajar dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa. Diharapkan, aplikasi ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh BUMDes sebagai sarana pendukung pengelolaan layanan air desa yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan.