3 months ago

Penutupan Kegiatan TPQ Baitul Makmur: Menutup dengan Do'a dan Kebersamaan, Dan Uji Coba Bottle Trap untuk Menangkap Lalat Buah di Kebun Jeruk

Header Image
AMELIA ILAHIYAH

230605110153 • KKM Unggulan Fakultatif • G.250

Jamuran — Kelompok KKM 250 Terravera melaksanakan kegiatan penutupan pendampingan di TPQ Baitul Makmur yang berlokasi di Dusun Jamuran sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan terakhir antara mahasiswa dan para santri selama masa pendampingan belajar mengaji.



Acara penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan diisi dengan doa bersama, penyampaian pesan dan kesan, serta motivasi kepada para santri agar tetap semangat dalam belajar dan mencintai Al-Qur’an.



Kegiatan ini diikuti oleh para santri TPQ Baitul Makmur bersama mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera. Anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai dan menunjukkan kebersamaan yang erat dengan para mahasiswa.



Penutupan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa pendampingan. Momen ini juga menjadi ajang perpisahan yang sederhana namun bermakna antara mahasiswa dan para santri.



Melalui kegiatan penutupan ini, diharapkan silaturahmi antara Kelompok KKM 250 Terravera dan para santri TPQ Baitul Makmur tetap terjaga, meskipun kegiatan pendampingan telah berakhir. Nilai-nilai kebersamaan, semangat belajar, dan kebaikan yang telah dibangun diharapkan dapat terus berlanjut di kemudian hari.



 



Genderan — Kelompok KKM 250 Terravera melaksanakan kegiatan uji coba bottle trap sebagai upaya pengendalian hama lalat buah secara sederhana dan ramah lingkungan pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Genderan, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, tepatnya di area tanaman jeruk milik warga, sebagai bagian dari program kerja di bidang pertanian dan lingkungan.



Bottle trap dibuat dengan memanfaatkan botol plastik bekas yang dimodifikasi dan diberi umpan khusus untuk menarik lalat buah. Alat tersebut kemudian dipasang di sekitar tanaman jeruk yang berpotensi terserang hama. Proses pembuatan, pemasangan, serta pemantauan hasil tangkapan dilakukan langsung oleh mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera.



Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengamati efektivitas bottle trap dalam menangkap lalat buah sebagai bahan evaluasi untuk penerapan selanjutnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan metode pengendalian hama yang ramah lingkungan.



Melalui kegiatan uji coba bottle trap ini, diharapkan masyarakat Dusun Genderan dapat mengenal dan menerapkan metode pengendalian hama yang mudah, murah, dan aman bagi lingkungan. Selain membantu mengurangi populasi lalat buah, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan barang bekas secara lebih berguna, serta menjadi bagian dari dokumentasi resmi pelaksanaan KKM 250 Terravera.