Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi salah satu pengalaman paling bermakna selama masa perkuliahan saya. Melalui kegiatan ini, saya tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung ke masyarakat, khususnya dalam mendampingi dan berinteraksi dengan Calon Jamaah Haji (CJH).
Pengalaman paling berkesan selama KKM adalah bertemu dengan bapak dan ibu CJH yang sangat ramah, terbuka, dan penuh antusiasme. Mereka menerima kehadiran mahasiswa dengan sikap yang hangat dan bersahabat, sehingga proses interaksi dan pembelajaran di lapangan terasa lebih nyaman. Dari mereka, saya belajar tentang kesabaran, keikhlasan, serta semangat untuk terus menjaga kesehatan demi kelancaran ibadah haji.
Kegiatan utama yang kami lakukan adalah edukasi kesehatan dan monitoring pemeriksaan kesehatan CJH. Dalam kegiatan ini, saya dapat menerapkan secara langsung ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan. Mulai dari memberikan edukasi terkait pola hidup sehat, pentingnya menjaga tekanan darah dan kadar gula darah, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana. Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bahwa teori yang dipelajari akan jauh lebih bermakna ketika diterapkan langsung untuk membantu masyarakat.
Selain itu, interaksi langsung dengan CJH juga melatih kemampuan komunikasi saya, terutama dalam menyampaikan informasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami. Tidak semua peserta memiliki latar belakang kesehatan, sehingga kami dituntut untuk menjelaskan dengan sabar dan jelas. Hal ini menjadi pembelajaran penting tentang bagaimana peran tenaga kesehatan dan mahasiswa kesehatan di tengah masyarakat.
Kegiatan KKM juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, baik dengan sesama mahasiswa maupun dengan masyarakat. Diskusi ringan, berbagi cerita, dan pendampingan yang dilakukan selama kegiatan menciptakan hubungan yang lebih dekat dan penuh makna. Suasana kebersamaan inilah yang membuat kegiatan KKM terasa lebih hidup dan berkesan.
Melalui KKM bersama Calon Jamaah Haji, saya menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi juga tentang membangun hubungan, menumbuhkan empati, dan belajar dari pengalaman nyata di lapangan. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi saya, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai calon tenaga profesional di bidang kesehatan.