Malang, Upaya peningkatan literasi Al-Qur’an terus dilakukan ileh berbagai elemen Masyarakat, termasuk juga dari kalangan mahasiswa. Salah satu wujud kontribusi nyata datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Karsa Adhigana UIN Malang, yang menjalankan program kegiatan pengabdian di wilayah Jetis, Mulyoagung, Dau dengan fokus kegiatan edukatif berbasis keislaman.
Salah satu fokus pelaksanaan kegiatan pengabdian mereka bertempat di TPQ Baiturrahman, sebuah Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang membina anak anak usia dini hingga remaja. Dalam rangka mendukung proses pembelajaran, mahasiswa KKM terlibat aktif dalam kegiatan mengajar, seperti membantu santri memahami dasar dasar membaca Al-Qur’an, memperbaiki bacaan, dan menanamkan semangat belajar agama sejak dini.
Kegiatan ini berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan selama bulan Ramadan. Para mahasiswa juga Menyusun kurikulum sederhana yang disesuaikan dengan Tingkat kemampuan santri, serta menggunakan beberapa metode pembelajaran kimunikatif dan interaktif. Pendekatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membangun kedekatan emosional antara pengajar dan dan santri.
Peran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari misi KKM sebagai media pengabdian kepada Masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di TPQ, mahasiswa tidak hanya menyampaikan ilmu, melainkan juga belajar memahami dinamika dan kebutuhan yang ada dalam Masyarakat, khususnya dalam bidang Pendidikan agama islam.
Kehadiran mahasiswa KKM di TPQ Baiturrahman memperkuat sinergi antara Lembaga Pendidikan tinggi dengan Lembaga keagamaan Masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas Pendidikan nonformal, memperluas akses literasi Al-Qur’an dan menjadi contoh nyata bahwa dunia akademik dapat berkontribusi secara aktif dalam mencitpakan generasi muda yang Qur’ani dan berakhlak mulia.
Dengan semangat kolaborasi dan kebermanfaatan, mahasiswa KKM Karsa Adhigana UIN Malang membuktikan bahwa pengabdian bukan hanya tentang hadir di Tengah Masyarakat, melainkan juga tentang memberi dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam pembinaan keislaman anak anak bangsa.