Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak, Mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan sebuah kegiatan edukatif berupa Seminar Parenting di MAN 2 Lamongan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 22 April 2025, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para orang tua mengenai peran strategi mereka dalam mendukung keberhasilan akademik anak-anak mereka.
Seminar ini mengangkat tema “Peran Orang Tua sebagai Kunci Kesuksesan Akademik Anak: Membangun Sinergi dalam Mendukung Generasi Berprestasi”, yang menjadi landasan utama dalam diskusi dan pembahasan selama kegiatan berlangsung. Dalam acara ini, panitia menghadirkan narasumber utama, yaitu Ibu Ernawati, S.Psi., seorang praktisi pendidikan yang juga menjabat sebagai Manajer di Akademi Khusus Mulia. Dengan pengalaman dan kepakarannya di bidang pendidikan dan pengasuhan anak, beliau membagikan banyak wawasan praktis yang dapat diterapkan oleh para orang tua di rumah.
Bertempat di Ruang Meeting MAN 2 Lamongan, kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Acara ini diikuti oleh sejumlah peserta, di antaranya wali murid dari kelas XI-1 dan X-1, Kepala MAN 2 Lamongan Bapak H. Purnomo, S.Pd., M.Pd., para guru dan tenaga kependidikan, beberapa siswa dari kelas XI-1, serta siswa AM dan KKM yang sedang melaksanakan program pengabdian di sekolah tersebut.
Menyusun acara diawali dengan Berbagai Kepala Sekolah, yang menekankan urgensi kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Menurut beliau, keterlibatan orang tua tidak boleh hanya bersifat administratif atau sesekali, tetapi harus menjadi bagian integral dari proses pendidikan sehari-hari. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua KKM UIN Malang di MAN 2 Lamongan, Kak Fadhilatur Rahmaniyah, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama antara siswa, guru, dan keluarga sebagai fondasi penting dalam pengembangan potensi siswa.
Sesi utama seminar dipandu langsung oleh Ibu Ernawati, yang menyampaikan materinya dengan pendekatan yang komunikatif, reflektif, dan inspiratif. Di baliknya, dia tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mengajak peserta untuk memikirkan kembali peran mereka dalam pendidikan anak, melalui pertanyaan kunci seperti: “Siapakah sebenarnya yang menjadi kunci sukses anak dalam pendidikan?” Melalui dialog ini, beliau menekankan bahwa keberhasilan anak di bidang akademik sangat bergantung pada dukungan penuh dari kedua orang tua – bukan hanya ibu, tetapi juga ayah – dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi.
Antusiasme peserta sangat terlihat selama sesi tanya jawab, di mana banyak wali murid secara aktif mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, serta berbagi pengalaman pribadi dalam mendampingi anak-anak mereka belajar di rumah. Sesi ini ruang menjadi yang sangat berharga bagi para orang tua untuk saling belajar dan memperluas wawasan, sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan pihak Madrasah.
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, sebagai bentuk simbolis dari sinergi yang telah dibangun antara pihak sekolah, pelajar, dan para orang tua siswa. Foto bersama ini menjadi tanda bahwa pendidikan bukanlah proses yang berjalan sendiri, melainkan perjalanan bersama yang membutuhkan kolaborasi erat dari berbagai pihak.
Melalui seminar ini, besar harapan bahwa komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan keluarga dapat terus ditingkatkan, demi menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.