Peringatan Isra Miraj digelar meriah di Masjid Baitul Akbar pada Jumat (16/1/2026). Kegiatan yang melibatkan santri TPQ Baitul Akbar dan Kelompok KKM 184 Nuswara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini menjadi ajang mengingat kembali peristiwa luar biasa perjalanan Nabi Muhammad SAW serta penegasan pentingnya salat lima waktu.
Kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB dan dibuka dengan penyampaian rundown oleh pembawa acara. Para santri tampak bersemangat mengikuti setiap sesi yang disiapkan, mulai dari edukasi hingga permainan tebak-tebakan. Antusiasme mereka terlihat sejak awal acara dimulai.
Sesi pertama menampilkan tayangan video edukasi yang menjelaskan makna Isra Miraj. Cerita perjalanan nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga naik ke langit ketujuh disampaikan dengan bahasa sederhana dan visual menarik, memudahkan santri memahami inti pesan di dalamnya. Selanjutnya, para santri diajak menyanyikan lagu-lagu islami bertema Isra Miraj dan menghafal dua belas bulan hijriah. Suasana belajar terasa lebih santai karena santri tidak hanya mendengarkan, tetapi ikut aktif menyuarakan hafalan mereka melalui nyanyian.
Permainan tebak-tebakan yang digelar setelahnya menjadi sesi paling ditunggu. Beberapa santri berani maju menjawab pertanyaan terkait materi yang baru dipelajari. Mereka yang berhasil menjawab tepat mendapat hadiah, membuat suasana semakin hidup dan penuh tawa. Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian snack sebelum seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing. Melalui rangkaian kegiatan ini, asatidz berharap pemahaman santri tentang Isra Miraj semakin kuat dan kewajiban salat lima waktu tetap menjadi prioritas dalam kehidupan sehari-hari.