Kediri - Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Pusat Studi Pesantren dan Kawasan (PSPK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 2025/2026 secara resmi dibuka pada Minggu 4 Januari di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) PPSM Banin Bant Al Mubtadi-ien Desa Badal-Ngadiluwih, Kediri. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya secara resmi program pengabdian masyarakat yang dipusatkan di PPSM Banin Banat Al Mubtadi-ien.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh pengasuh PPSM Banin Banat Al Mubtadiin beserta jajarannya. Selain itu turut hadir juga perangkat desa setempat seperti kepala desa, sekretaris, serta sejumlah perangkat desa lainnya. Program kerja KKM unggulan PSPK ini tidak hanya berfokus pada pondok pesantren serta Lembaga Pendidikan formal di dalamnya, namun juga berfokus di kawasan Desa Badal. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi kegiatan program kerja yang dilaksanakan di lingkungan pesantren dan desa.
“Saya mewakili teman-teman saya mengucapkan terimakasih sekaligus memohon izin untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di PPSM Banin Banat Al Mubtadiin dan Desa Badal,” ujar Putri Eka selaku ketua kelompok KKM 260 ini. Selanjutnya, ia juga memohon arahan dan bimbingan selama proses pengabdian selama kurang lebih satu bulan sepuluh hari.
Program pengabdian unggulan ini difokuskan pada upaya penanganan berbagai permasalahan yang dihadapi di lingkungan pondok pesantren. Selain itu kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan aktivitas keagamaan dan sosial baik di lingkungan pesantren maupun di Tengah Masyarakat Desa Badal. Sejalan dengan fokus tersebut, seluruh program kerja yang dirancang mendapat dukungan dan sambutan positif dari pihak pesantren maupun perangkat desa, sehingga diharapkan pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dari sambutan kepala desa dan pengasuh mengenai dukungan dan sambutan penuh dari mereka atas kedatangan mahasiswa KKM dengan segala program kerjanya
Kediri - Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Pusat Studi Pesantren dan Kawasan (PSPK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 2025/2026 secara resmi dibuka pada Minggu 4 Januari di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) PPSM Banin Bant Al Mubtadi-ien Desa Badal-Ngadiluwih, Kediri. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya secara resmi program pengabdian masyarakat yang dipusatkan di PPSM Banin Banat Al Mubtadi-ien.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh pengasuh PPSM Banin Banat Al Mubtadiin beserta jajarannya. Selain itu turut hadir juga perangkat desa setempat seperti kepala desa, sekretaris, serta sejumlah perangkat desa lainnya. Program kerja KKM unggulan PSPK ini tidak hanya berfokus pada pondok pesantren serta Lembaga Pendidikan formal di dalamnya, namun juga berfokus di kawasan Desa Badal. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi kegiatan program kerja yang dilaksanakan di lingkungan pesantren dan desa.
“Saya mewakili teman-teman saya mengucapkan terimakasih sekaligus memohon izin untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di PPSM Banin Banat Al Mubtadiin dan Desa Badal,” ujar Putri Eka selaku ketua kelompok KKM 260 ini. Selanjutnya, ia juga memohon arahan dan bimbingan selama proses pengabdian selama kurang lebih satu bulan sepuluh hari.
Program pengabdian unggulan ini difokuskan pada upaya penanganan berbagai permasalahan yang dihadapi di lingkungan pondok pesantren. Selain itu kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan aktivitas keagamaan dan sosial baik di lingkungan pesantren maupun di Tengah Masyarakat Desa Badal. Sejalan dengan fokus tersebut, seluruh program kerja yang dirancang mendapat dukungan dan sambutan positif dari pihak pesantren maupun perangkat desa, sehingga diharapkan pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dari sambutan kepala desa dan pengasuh mengenai dukungan dan sambutan penuh dari mereka atas kedatangan mahasiswa KKM dengan segala program kerjanya