Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang sarat dengan hikmah dan pelajaran berharga. Peristiwa ini mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Isra), kemudian dilanjutkan hingga ke Sidratul Muntaha (Mi’raj). Dari peristiwa agung inilah umat Islam menerima perintah shalat lima waktu sebagai pondasi utama kehidupan beragama.
Di Dusun Nongkosewu, peringatan Isra Mi’raj biasanya dilaksanakan secara sederhana di masjid dengan suasana yang khidmat. Meskipun sederhana, makna spiritual yang terkandung di dalamnya tetap terasa kuat bagi masyarakat. Namun, mahasiswa KKM melihat momen ini sebagai peluang besar untuk menghadirkan peringatan Isra Mi’raj yang lebih meriah, berkesan, dan tetap sarat nilai keislaman.
Melalui kolaborasi bersama masyarakat, Kelompok 31 KKM UIN Malang berinisiatif mengemas peringatan Isra Mi’raj sebagai acara puncak dari rangkaian program keagamaan selama pelaksanaan KKM. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai seremonial, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi, khususnya bagi generasi muda di Dusun Nongkosewu.
Acara peringatan Isra Mi’raj ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, perangkat dusun, anak-anak, hingga remaja. Beragam kegiatan disajikan, seperti tausiyah keagamaan, pembacaan shalawat, dan penampilan kreatif yang bernuansa Islami. Dengan konsep yang edukatif dan menghibur, diharapkan pesan-pesan Isra Mi’raj dapat lebih mudah dipahami dan diinternalisasi oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan semangat beribadah, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.