1 year ago

Permata: Program Belajar Bahasa Santai Mahasiswa KKM UIN Malang di Jetak Montong

Header Image
MU IDA NUR FADHILAH

220104110047 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.309

Tuban – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertugas di Desa Jetak Montong, Tuban, menghadirkan program inovatif selama bulan Ramadhan. Program bertajuk Permata (Pelatihan Religius dan Motivasi Ramadhan) ini berfokus pada pembelajaran bahasa Arab dan Inggris dengan metode santai dan interaktif.



Kegiatan Permata diadakan setiap Selasa dan Jumat sore di teras Masjid Arrohmah Jetak. Program ini menyasar santri dari MTs dan MA Tarbiyatul Banin Banat, dengan tujuan meningkatkan keterampilan mereka dalam bercakap menggunakan bahasa Arab dan Inggris. Dengan suasana yang lebih rileks dan metode yang komunikatif, santri diajak untuk mengenal kosa kata dan ungkapan sehari-hari yang dapat langsung mereka praktikkan.



Talitha, salah satu santri yang aktif mengikuti kegiatan ini, mengungkapkan manfaat yang dirasakannya. "Dengan adanya kegiatan belajar bersama ini, kami jadi lebih paham kosa kata dan ungkapan dalam bahasa Arab yang bisa kami praktikkan sehari-hari. Belajar jadi lebih mudah karena suasananya santai," ujarnya.



Program ini tidak hanya berfokus pada aspek bahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri santri dalam berbicara menggunakan bahasa asing. Dengan adanya kegiatan ini, mereka diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan global yang membutuhkan kemampuan komunikasi dalam berbagai bahasa.



Selain itu, program Permata juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKM UIN Malang dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui pendekatan edukatif yang ringan dan menyenangkan, diharapkan para peserta semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan berbahasa mereka, tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.



Dengan antusiasme tinggi dari para santri, program ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan yang relevan dengan kebutuhan zaman.