1 week ago

Reboisasi Mangrove sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir melalui Peran Mahasiswa, Perwakilan Kepolisian, dan Kolaborasi Masyarakat

Header Image
ANGGUN WAHYU PUTRI LESTARI

230101110165 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.589

Kelestarian lingkungan pesisir bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, melainkan sebuah aksi kolektif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di Pantai Permata, Kelurahan Pilang, momentum pengabdian masyarakat diwujudkan melalui aksi nyata penanaman mangrove yang memadukan semangat mahasiswa, aparat keamanan, dan komunitas lokal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKM Vidyatama kelompok 89 dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang berjumlah delapan orang dengan berbagai mitra strategis, kegiatan reboisasi pesisir tahun 2026 ini terselenggara dengan penuh antusiasme .



Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026, bertempat di kawasan Pantai Permata, Kota Probolinggo ini mengangkat semangat pelestarian lingkungan sebagai bentuk mitigasi abrasi. Program ini dipilih sebagai upaya memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vegetasi mangrove sebagai benteng alami pantai.



Acara diawali dengan persiapan sejak pukul 06.30 WIB oleh seluruh panitia untuk memastikan kesiapan alat dan lokasi. Setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serangkaian sambutan disampaikan untuk menegaskan tujuan kegiatan. Koordinator Am/KKM UIN Malang menjelaskan bahwa program ini adalah wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian masyarakat.



Hadir dalam kegiatan ini, perwakilan dari Kepolisian Probolinggo, Bapak Anton, yang memberikan dukungan penuh terhadap aspek keamanan dan legitimasi kegiatan. Beliau menekankan bahwa sinergi antara mahasiswa dan kepolisian sangat penting dalam mendukung program-program lingkungan yang berdampak pada kesejahteraan warga pesisir. Selain itu, Bapak Maryudi selaku pengelola sekaligus penjaga wisata Pantai Permata turut hadir memberikan arahan teknis mengenai kondisi aktual di lapangan. Beliau berbagi pengetahuan lokal mengenai tantangan penurunan jumlah pengunjung dan pentingnya menjaga keasrian pantai agar tetap menjadi destinasi wisata yang menarik.



Suasana kolaboratif semakin kuat dengan kehadiran anggota organisasi Mandapala MAN 2 Probolinggo. Sebagai komunitas pecinta alam dari sekolah mitra, keterlibatan aktif mereka menunjukkan peran generasi muda dalam menjaga estafet pelestarian lingkungan di tingkat lokal. Mereka bersama mahasiswa dan masyarakat bahu-membahu menanam bibit mangrove di area yang telah teridentifikasi mengalami degradasi.



Sebagai puncak aksi, seluruh peserta melakukan penanaman bersama pada pukul 08.00 WIB. Mangrove dipilih karena kemampuannya yang luar biasa dalam menyerap karbon, mencegah erosi, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut seperti ikan dan kepiting. Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan antara seluruh pihak yang terlibat.



Kolaborasi antara mahasiswa KKM UIN Malang, Kepolisian, pengelola pantai, dan Mandapala MAN 2 Probolinggo menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat melahirkan gerakan lingkungan yang berkelanjutan. Diharapkan, bibit-bibit mangrove yang ditanam hari ini mampu tumbuh kuat dan menjadi warisan hijau bagi masa depan masyarakat pesisir Probolinggo.