Krajan, Desa Jombang -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok Adhibrata Paradita sukses menggelar seminar penting dengan tema "Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Mengatasi Stunting" pada hari Selasa, 11 Maret 2025 yang bertempat di Dusun Krajan Jombang, Desa Jombang, Seminar tentang pencegahan dan penanganan stunting dengan fokus pada peran keluarga dan masyarakat ini menghadirkan ahli kesehatan Ibu Nur Dian Wahidah S.Keb, Bdn sebagai narasumber utama dan dimoderatori langsung oleh kami mahasiswa KKM, Ananda Imron Ma'aruf. Seminar ini disambut hangat dan diikuti secara antusias oleh puluhan warga setempat, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan tokoh masyarakat.
Mahasiswa KKM UIN Malang kelompok Adhibrata Paradita sebagai penyelenggara, Ibu Nur Dian Wahidah S.Keb, Bdn sebagai pemateri, dan Ananda Imron Ma'aruf (mahasiswa KKM) sebagai moderator. Peserta terdiri dari warga Dusun Krajan Jombang, Desa Jombang, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan tokoh masyarakat.
Seminar ini diinisiasi oleh mahasiswa KKM UIN Malang sebagai respons terhadap pentingnya peran kolektif dalam menanggulangi stunting. Kelompok Adhibrata Paradita menyadari bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab individu atau tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari keluarga dan seluruh elemen masyarakat. Dengan menghadirkan pemateri yang kompeten, diharapkan kesadaran dan pemahaman mengenai peran tersebut dapat meningkat di Dusun Krajan Jombang.
Seminar berlangsung dengan pemaparan materi yang jelas dan mendalam oleh Ibu Nur Dian Wahidah S.Keb, Bdn, mengenai tema sentral "Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Mengatasi Stunting". Beliau menjelaskan bagaimana dukungan keluarga, pola asuh yang baik, serta peran aktif lingkungan dan masyarakat sekitar sangat penting dalam memastikan tumbuh kembang anak yang optimal. Materi yang disampaikan mencakup pengertian stunting itu sendiri, penyebab stunting beserta gejalanya hingga multidimensi, pentingnya gizi yang seimbang, dukungan psikologis baik pola asuh, makanan, maupun pelayanan kesehatan, peran tokoh masyarakat dalam memberikan contoh dan edukasi, serta pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak.
Ananda Imron Ma'aruf sebagai moderator berhasil memandu jalannya acara dengan interaktif, mendorong partisipasi aktif dari peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Antusiasme warga terlihat jelas dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada pemateri, menunjukkan kesadaran akan pentingnya peran mereka dalam isu stunting. Mahasiswa KKM juga memberikan sertifikat dan buah tangan sebagai rasa apreasiasi dan memberikan kesempatan konsultasi personal setelah sesi utama berakhir.
Ketua Pelaksana Stunting, Melati Rahmah Putri arfadilah, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ibu Nur Dian Wahidah dan partisipasi aktif warga. "Kami berharap seminar ini dapat membuka wawasan kita semua tentang betapa pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak yang sehat dan terbebas dari stunting," ujarnya.
Ibu Nur Dian Wahidah dalam pemaparannya menekankan bahwa pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. "Keluarga adalah garda terdepan, dan dukungan dari masyarakat akan memperkuat upaya kita dalam memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan cerdas," tegasnya.
Ketua Kader Posyandu, Vipa Lastri, juga memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa KKM UIN Malang atas inisiatif yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap, setelah kegiatan ini, akan semakin banyak keluarga dan elemen masyarakat di Desa Jombang yang tergerak untuk berperan aktif dalam mengatasi stunting," katanya.