4 months ago

Sederhana namun Bermakna: Perayaan Malam Tahun Baru KKM 045 di Desa Kemiri

Header Image
JIHAN ALIYAH

230302110094 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.45

Desa Kemiri, Jabung, 11 Januari 2026 — Malam pergantian tahun di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 045 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merayakan malam tahun baru dengan mengadakan kegiatan bakar-bakar dan makan bersama warga desa pada malam Kamis (31/12/2025).



Perayaan malam tahun baru ini dilaksanakan secara sederhana tanpa kemeriahan berlebihan, namun banyak akan makna kebersamaan. Setelah shalat Isya, mahasiswa KKM dan warga mulai berkumpul dan mempersiapkan kegiatan bersama. Mulai dari menata tempat hingga menyiapkan bahan makanan, seluruh proses dilakukan secara bersama, menciptakan suasana akrab dan kekeluargaan.



Antusiasme warga terlihat dari partisipasi  mereka dalam kegiatan ini. Mahasiswa dan warga saling berbaur saat membakar makanan, berbagi tugas, serta mengobrol santai. Menu sederhana seperti ayam bakar dan aneka Frozen food menjadi hidangan utama yang dinikmati bersama, menggambarkan kesederhanaan namun penuh kehangatan.



Kebersamaan semakin terasa saat teman-teman dan warga duduk bersama untuk memakan hidangan yang telah disiapkan. Obrolan ringan mengenai kehidupan desa, pengalaman yang di jalani sebagai seorang mahasiswa/i, hingga harapan di tahun yang baru mengalir dengan hangat. Anak-anak, hingga orang tua turut hadir, menjadikan momen ini sebagai ruang obrolan antar generasi yang mempererat hubungan sosial.



Kegiatan malam tahun baru ini juga menjadi sarana refleksi bagi mahasiswa KKM 045 dalam menjalankan pengabdian di Desa Kemiri. Kebersamaan yang terbangun melalui obrolan sederhana memberikan pemahaman bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga membangun hubungan sosial yang harmonis dan saling menghargai.



Selain itu, kegiatan bakar-bakar bersama ini mampu menciptakan ruang komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa dan warga. Dalam suasana santai, berbagai masukan, cerita, dan pengalaman warga dibagikan secara langsung. Hal tersebut menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk lebih memahami karakter, kebutuhan, serta potensi masyarakat Desa Kemiri selama pelaksanaan KKM.



Melalui perayaan yang sederhana namun penuh makna ini, mahasiswa KKM 045 berharap nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah terjalin dapat terus terjaga. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan keikhlasan, serta menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang berkelanjutan antara mahasiswa dan warga Desa Kemiri.