58 minutes ago

Semangat Mengaji di Tengah Hangatnya Sore di Masjid Nurul Huda Ngegong Kota Blitar

Header Image
IHDIA USWAH KAMILA

230101110198 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.523

Setiap sore hari di Masjid Nurul Huda Ngegong, Kota Blitar, suasana terasa begitu hidup dengan kehadiran anak-anak TPQ yang datang membawa Al-Qur’an dan buku Iqra’ di tangan mereka. Langkah kecil mereka memasuki halaman masjid dipenuhi semangat dan keceriaan setelah seharian beraktivitas. Suara salam, tawa, dan sapaan hangat terdengar silih berganti, menciptakan suasana yang penuh keakraban. Saat adzan Asar berkumandang dan kegiatan mengaji dimulai, anak-anak segera duduk rapi membentuk barisan sambil bersiap membaca doa bersama. Wajah-wajah ceria dan penuh antusias terlihat jelas saat mereka membuka halaman Iqra’ dan Al-Qur’an untuk memulai pembelajaran bersama mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.



Kegiatan mengaji sore di Masjid Nurul Huda Ngegong menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan selama program KKM berlangsung. Setiap sore, anak-anak datang dengan semangat yang luar biasa untuk belajar membaca Al-Qur’an, memperbaiki tajwid, serta menghafal surat-surat pendek. Sebelum pembelajaran dimulai, kegiatan biasanya diawali dengan doa bersama agar proses belajar berjalan lancar dan penuh keberkahan. Setelah itu, anak-anak dibimbing secara bergiliran sesuai kemampuan mereka, mulai dari yang masih belajar mengenal huruf hijaiyah melalui Iqra’ hingga yang sudah lancar membaca Al-Qur’an. Suasana belajar terasa hangat karena setiap anak menunjukkan semangat untuk belajar dan tidak ragu bertanya ketika mengalami kesulitan.



Pada pertemuan awal, mahasiswa KKM berusaha mengenal kemampuan masing-masing anak agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif. Anak-anak yang masih tahap dasar dibimbing dengan penuh kesabaran untuk melafalkan huruf hijaiyah dengan benar, sementara anak-anak yang sudah lebih lancar dibantu memperbaiki panjang pendek bacaan, makharijul huruf, serta hukum tajwid. Tidak jarang suasana belajar diselingi dengan canda dan tawa ketika ada anak yang salah membaca atau salah menjawab pertanyaan ringan. Namun, hal itulah yang justru membuat suasana mengaji menjadi lebih santai, menyenangkan, dan tidak membosankan.



Seiring berjalannya waktu, kegiatan mengaji sore tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momen untuk menanamkan nilai-nilai akhlak dan kebiasaan baik kepada anak-anak. Selain belajar membaca, mereka juga diajarkan doa-doa harian, hafalan surat pendek, serta pentingnya menghormati guru dan sesama teman. Anak-anak mulai terbiasa saling membantu ketika ada teman yang belum lancar membaca, saling menyemangati untuk menghafal, dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Perlahan, rasa percaya diri mereka tumbuh, terutama ketika berhasil membaca dengan lancar atau mampu menghafal surat baru di depan teman-temannya.



Bagi mahasiswa KKM, pengalaman mengajar mengaji sore di Masjid Nurul Huda Ngegong bukan hanya tentang membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang belajar membangun kedekatan dan kebersamaan dengan mereka. Melihat semangat anak-anak yang selalu datang tepat waktu, antusias saat belajar, dan penuh keceriaan selama kegiatan menjadi kebahagiaan tersendiri. Suasana sore di masjid yang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an, semangat belajar, serta canda tawa anak-anak menjadi kenangan indah yang sangat berharga. Melalui kegiatan mengaji sore ini, tidak hanya ilmu agama yang diajarkan, tetapi juga terbentuk kebersamaan, kedisiplinan, dan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Pengalaman ini menjadi salah satu momen berkesan yang akan selalu dikenang karena menghadirkan pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, dan kebahagiaan dalam berbagi ilmu di tengah hangatnya suasana sore di Masjid Nurul Huda Ngegong, Kota Blitar.