2 months ago

Semarak Lomba Antar TPQ di Masjid Jami' Raudlatul Jannah Tasikmadu, KKM 120 UIN Malang Dorong Generasi Qurani Sejak Dini

Header Image
PINONDA NABILA PUTRI DIANITA

230401110091 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.120

Sejak matahari pagi mulai meninggi, Masjid Jami' Raudlatul Jannah di Kelurahan Tasikmadu tampak lebih ramai dari biasanya. Suara anak-anak yang mengulang hafalan, sebagian lain tampak mempersiapkan alat mewarnai, berpadu dengan pendamping yang setia memberi semangat. Pada Minggu, 1 Februari 2026, masjid ini menjadi saksi semangat puluhan santri TPQ yang mengikuti lomba antar TPQ yang digagas oleh Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 120 Raksaka Dharma Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.



Kegiatan lomba antar TPQ ini merupakan bagian dari program pengabdian pelajar kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan anak. Sekitar 80 peserta dari lima Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami' Raudlatul Jannah tersebut.



Wadah Edukatif dan Religius bagi anak-anak TPQ



Lomba antar TPQ tidak semata-mata dijadikan mata sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Melalui kegiatan ini, anak-anak TPQ diberi ruang untuk mengekspresikan kemampuan, melatih keberanian tampil di depan umum, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini.



Mahasiswa KKM Kelompok 120 Raksaka Dharma merancang kegiatan ini dengan mempertimbangkan aspek edukatif, religius, dan perkembangan psikologis anak. Lingkungan masjid dipilih sebagai pusat kegiatan agar anak-anak tetap merasa dekat dengan nilai-nilai spiritual yang selama ini mereka pelajari di TPQ.



Empat Cabang Lomba dan Mendidik dan Ramah Anak



Dalam pelaksanaannya, panitia menyelenggarakan empat cabang lomba yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan peserta, yakni lomba mewarnai, lomba adzan, lomba hafalan surat pendek dari Ad-Dhuha hingga An-Nas, serta lomba hafalan doa sehari-hari.



Mewarnai lomba menjadi salah satu cabang yang paling diminati, khususnya oleh peserta usia dini. Melalui lomba ini, anak-anak diajak kreativitas, kerapian, dan ketelitian, sekaligus belajar menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa bantuan orang lain.



Sementara itu, lomba adzan diikuti oleh peserta laki-laki dengan batasan usia tertentu. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kekuatan suara dan irama, tetapi juga pada ketepatan makharijul huruf, kelancaran bacaan, serta adab saat melantunkan adzan sesuai tutunan.



Pada lomba hafalan surat pendek, peserta diuji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an dengan memperhatikan tajwid, fashahah, dan kelancaran bacaan. Lomba ini cermin menjadian dari proses pembelajaran Al-Qur'an yang selama ini dijalani anak-anak di TPQ masing-masing.



Adapun lomba hafalan doa sehari-hari bertujuan membiasakan anak-anak untuk mengingat dan mengamalkan doa dalam aktivitas keseharian. Peserta diminta melafalkan doa secara hafalan, dengan penilaian yang mencakup ketepatan lafadz, kejelasan pengucapan, serta sikap saat membaca doa.



Pelaksanaan Tertip Sesuai Petunjuk Teknis 



Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh panitia. Mulai dari mekanisme pendaftaran, pengundian urutan penampilan, durasi penampilan, hingga sistem penilaian, semuanya dirancang agar kegiatan berlangsung adil, tertib, dan kondusif



Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan penyampaian juknis secara langsung agar peserta dan pendamping memahami alur perlombaan. Perlombaan berlangsung dalam dua sesi dengan jeda istirahat, salat, dan makan siang. Dewan juri melakukan penilaian secara objektif sesuai dengan kriteria pada masing-masing cabang lomba.



Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana Masjid Jami' Raudlatul Jannah tetap terjaga dengan baik. Anak-anak menunggu giliran tampil dengan penuh antusias, sementara para pendamping memberikan dukungan secara positif tanpa mengganggu jalannya lomba.



Antusiasme dan Dampak Positif bagi Peserta



Antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan ini. Banyak anak yang tampak bangga dapat tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan juri dan peserta lain. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar TPQ di wilayah Tasikmadu.



Dari sisi pendidikan, lomba antar TPQ memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Mereka belajar berkompetisi secara sehat, menghargai proses, serta menerima hasil dengan sikap sportif. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini.



Bagi mahasiswa KKM, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengelola kegiatan sosial kemasyarakatan. Siswa belajar bekerja sama, berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta mengimplementasikan peran pengabdian kepada masyarakat secara nyata.



Harapan dan Keberlanjutan Kegiatan



Melalui kegiatan lomba antar TPQ ini, KKM Kelompok 120 Raksaka Dharma UIN Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Tasikmadu, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lahirnya program-program edukatif serupa yang berkelanjutan.



Sinergi antara mahasiswa, TPQ, pengurus masjid, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berani, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.