12 months ago

Semarak Nuzulul Qur'an di Masjid Nurul Huda Pakijangan: Kolaborasi Religius KKM UIN Malang dan Masyarakat

Header Image
FELAHATUS SHOLIHAH

220104110094 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.314

Momentum bulan Ramadan selalu menjadi saat yang dinanti-nanti umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan penuh ampunan dan keberkahan, Ramadan juga menjadi ruang spiritual untuk memperdalam nilai-nilai keislaman. Salah satu malam istimewa di bulan suci ini adalah peringatan Nuzulul Quran, malam turunnya Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup umat Islam.



Di Desa Pakijangan, suasana Ramadan tahun ini terasa berbeda dan lebih semarak. Pada malam 17 Ramadan 1446 H, Masjid Nurul Huda, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat, menjadi saksi kebersamaan antara warga dan para mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperingati malam Nuzulul Quran.



Kegiatan peringatan Nuzulul Quran ini bukan hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga memperlihatkan kolaborasi apik antara mahasiswa dan masyarakat. Sejak sore hari, para anggota KKM telah membantu menyiapkan tempat, konsumsi, serta memastikan teknis acara berjalan lancar. Semangat gotong royong sangat terasa, memperkuat hubungan antara mahasiswa yang sedang menjalankan pengabdian dengan warga sekitar.



Acara dimulai selepas salat Isya dan tarawih berjamaah. Dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus masjid, ibu-ibu jamaah, serta para pemuda desa, acara ini berlangsung khidmat namun tetap penuh kehangatan. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an mengawali kegiatan, disusul dengan penampilan hadrah dari remaja masjid yang membangkitkan nuansa islami di malam itu.



Puncak acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh KH. Achmad Afandi, seorang ulama kharismatik yang juga dikenal sebagai sosok inspiratif di kalangan masyarakat. Dalam tausiahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan hanya dibaca tapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.



Beliau juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKM dalam acara ini sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Salah satu hikmah dari Nuzulul Quran adalah menghidupkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan bermasyarakat. Keterlibatan adik-adik mahasiswa ini menjadi cerminan bahwa dakwah bisa dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan penuh kasih,ujar KH. Achmad Afandi.



Peringatan Nuzulul Quran ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mendorong lahirnya semangat baru dalam mengamalkan Al-Qur’an. Bagi para mahasiswa KKM, momen ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar langsung dari masyarakat dan turut serta dalam membangun kehidupan sosial-religius di desa. “Alhamdulillah, kami merasa sangat diterima di desa ini. Kegiatan seperti ini memberi kami kesempatan untuk belajar sekaligus berbagi,” ungkap salah satu anggota KKM.



Sebagai penutup, seluruh peserta acara mulai dari KH. Achmad Afandi, para takmir Masjid Nurul Huda, remaja masjid, hingga mahasiswa KKM UIN Malang berkumpul untuk sesi foto bersama. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin erat antara seluruh elemen masyarakat. Kegiatan foto bersama tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi menjadi pengingat bahwa kegiatan spiritual seperti Nuzulul Quran bisa menjadi media mempererat tali ukhuwah dan menumbuhkan semangat kolektif dalam membumikan nilai-nilai Al-Quran.