2 months ago

Seminar Motivasi Berbasis Story Telling Tokoh B.J. Habibie untuk Menumbuhkan Semangat Belajar Siswa MI Kelas VI Hidayatul Mubtadi'in Tasikmadu Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Seminar Motivasi Berbasis Story Telling Tokoh B.J. Ha

Header Image
FITRIA ULFA SARI

230401110193 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.120

Menjadi siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah bukanlah hal yang mudah. Di usia tersebut, anak-anak mulai dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari persiapan ujian, tuntutan belajar yang meningkat, hingga rasa takut gagal dan kurang percaya diri. Tidak jarang, tekanan tersebut membuat sebagian siswa merasa cemas dan ragu terhadap kemampuan dirinya sendiri.



Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKM UIN Malang 2026 Kelompok 120 Raksaka Dharma berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga mampu menguatkan mental dan semangat belajar siswa. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah seminar kecil motivasi berbasis story telling dengan mengangkat tokoh inspiratif nasional, B.J. Habibie, di MI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu. Melalui cerita, visual, dan permainan, kegiatan ini dirancang agar siswa merasa nyaman, termotivasi, dan berani bermimpi besar.



Story Telling atau bercerita merupakan metode yang sangat dekat dengan dunia anak-anak. Cerita lebih mudah dipahami, diingat, dan dirasakan dibandingkan penjelasan panjang yang bersifat teoritis. Melalui cerita, pesan-pesan penting dapat disampaikan secara sederhana tanpa membuat siswa merasa digurui. Tokoh B.J. Habibie dipilih karena kisah hidupnya penuh dengan nilai ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Perjalanan hidup Habibie menunjukkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses belajar yang panjang, kegagalan, dan keberanian untuk terus mencoba. Nilai-nilai inilah yang ingin ditanamkan kepada siswa MI agar mereka tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan belajar. 



Seminar motivasi dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 dengan suasana yang santai dan menyenangkan. Kegiatan diawali dengan sapaan hangat kepada siswa kelas VI agar mereka merasa nyaman dan siap mengikuti kegiatan. 



Materi disampaikan melalui presentasi PowerPoint yang dibuat sederhana, penuh gambar, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Mahasiswa KKM menceritakan kisah hidup B.J. Habibie, mulai dari masa kecilnya, kebiasaan belajarnya, perjuangan menuntut ilmu hingga ke luar negeri, sampai keberhasilannya menjadi ilmuwan dan pemimpin bangsa. Agar siswa semakin tertarik, seminar dilengkapi dengan pemutaran animasi pendek tentang B.J. Habibie. Melalui animasi ini, siswa dapat melihat secara visual bahwa tokoh besar juga pernah mengalami kesulitan, kegagalan, dan rasa lelah, namun tetap berusaha bangkit dan tidak menyerah.



Setelah sesi penyampaian cerita dan menonton animasi kisah tentang B.J. Habibie, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking permainan sambung kata. Siswa dibagi menjadi dua kelompok yakni kelas VI A dan VI B dan diminta untuk menyambungkan kata yang telah disiapkan.



Permainan ini bertujuan untuk:



Melatih konsentrasi dan berpikir cepat



Menumbuhkan kerja sama dalam kelompok



Mencairkan suasana agar siswa tidak tegang



Selama permainan berlangsung, siswa terlihat antusias, aktif, dan berani mengemukakan pendapat. Suasana kelas menjadi lebih hidup dan penuh semangat.



Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKM mengajak siswa mengikuti sesi refleksi melalui papan harapan. Setiap siswa diberikan sticky notes untuk menuliskan harapan, cita-cita, atau impian mereka. Harapan tersebut kemudian ditempelkan pada papan berbentuk pohon harapan. Ada siswa yang menuliskan keinginan lulus ujian dengan nilai baik, ada yang ingin melanjutkan sekolah, dan ada pula yang menuliskan cita-cita masa depannya. 



Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKM mengajak siswa mengikuti sesi refleksi melalui papan harapan. Setiap siswa diberikan sticky notes untuk menuliskan harapan, cita-cita, atau impian mereka.



Harapan tersebut kemudian ditempelkan pada papan berbentuk pohon harapan. Ada siswa yang menuliskan keinginan lulus ujian dengan nilai baik, ada yang ingin melanjutkan sekolah, dan ada pula yang menuliskan cita-cita masa depannya.



Seminar motivasi berbasis story telling tokoh B.J. Habibie di MI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu menjadi salah satu upaya sederhana namun bermakna dalam menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri siswa. Melalui cerita, animasi, permainan, dan papan harapan, siswa diajak untuk percaya pada diri sendiri dan berani bermimpi.



Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang aman untuk tumbuh, bermimpi, dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.