12 months ago

Seminar Parenting "Peran Ibu dalam Memberikan Pendidikan Berkualitas dari Rumah" Sukses Digelar di Desa Ngumpul

Header Image
DZAKY NURUDDIN

230104110124 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.345

JOMBANG - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) berhasil menyelenggarakan seminar parenting dengan tema "Peran Ibu dalam Memberikan Pendidikan Berkualitas dari Rumah" di Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Sabtu (3/5/2025). Acara yang diperuntukkan bagi orang tua anak usia 3-5 tahun di wilayah Taman Posyandu ini berlangsung sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.



Sosialisasi Awal Menarik Perhatian Warga



Sebelum pelaksanaan acara utama, tim KKM yang diketuai oleh Vioki Deva Ahnaf R. dan Vanessa telah mengadakan sosialisasi pada Jumat (25/4/2025) pukul 09.30-11.00. Acara sosialisasi yang berlangsung selama 90 menit ini dimulai dengan registrasi peserta yang dikelola oleh Nabila dan Almas.



"Respons masyarakat sangat positif ketika kami melakukan sosialisasi. Banyak ibu-ibu yang antusias dan langsung mendaftarkan diri untuk mengikuti seminar," ungkap Vioki Deva Ahnaf R., selaku Ketua Pelaksana kegiatan.



Acara sosialisasi diawali dengan sambutan dari Ketua Taman Posyandu yang menyambut baik inisiatif mahasiswa KKM. Dilanjutkan dengan sambutan ketua pelaksana dan pembukaan oleh moderator Hani dan Zaky, serta time keeper Vanessa yang memastikan acara berjalan sesuai jadwal.



 



Narasumber Berkompeten Sampaikan Materi Berkualitas



Puncak acara sosialisasi adalah penyampaian materi oleh narasumber kompeten, Ning Indira Zulaikha, S.Psi, yang berlangsung selama 45 menit. Psikolog berpengalaman ini menyampaikan empat poin utama yang menjadi fokus seminar parenting.



Materi pertama membahas makna "pendidikan berkualitas dari rumah" yang tidak hanya terbatas pada aspek akademis, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan. "Rumah adalah sekolah pertama bagi anak, dan ibu adalah guru pertama yang akan menentukan masa depan mereka," tegas Ning Indira dalam paparannya.



Poin kedua menjelaskan mengapa pendidikan berkualitas harus dimulai dari rumah, dengan menekankan peran keluarga dalam membentuk pola pikir dan kepribadian anak. Sementara poin ketiga menguraikan peran strategis ibu dalam pertumbuhan anak, termasuk cara menghadirkan pendidikan berkualitas di rumah dan menjaga komunikasi yang positif serta hangat dengan anak.



 



Sesi Tanya Jawab Interaktif dan Antusias



Sesi tanya jawab yang berlangsung selama 15 menit dipimpin oleh moderator Hani dan Zaky menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Berbagai pertanyaan praktis seputar pengasuhan anak usia 3-5 tahun dilontarkan para ibu, mulai dari cara mengatasi tantrum anak hingga strategi membangun komunikasi efektif dengan balita.



"Saya sangat terbantu dengan tips-tips praktis yang diberikan. Selama ini saya merasa bingung bagaimana cara berkomunikasi yang tepat dengan anak saya yang berusia 4 tahun," ungkap salah satu peserta seminar yang enggan disebutkan namanya.



 



Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa



Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah desa setempat. Tim KKM telah melakukan koordinasi intensif dengan melakukan sowan ke Bu Lurah pada Jumat (18/4/2025) dan sowan ke Pak Kades pada Sabtu (19/4/2025) untuk meminta izin dan meminjam fasilitas pendukung.



"Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM ini. Program parenting sangat dibutuhkan masyarakat kami, terutama para ibu muda yang masih memerlukan bimbingan dalam mengasuh anak," kata Kepala Desa Ngumpul dalam sambutannya.



Pemerintah desa memberikan dukungan berupa penyediaan tempat, proyektor, microphone, sound system, serta meja dan kursi untuk menunjang kelancaran acara.



 



Kerjasama Tim yang Solid



Kesuksesan acara ini merupakan hasil kerja keras tim yang solid dengan pembagian tugas yang jelas. Vanessa berperan sebagai time keeper yang memastikan acara berjalan tepat waktu, sementara Nabila sebagai narahubung pemateri telah melakukan koordinasi intensif dengan narasumber sejak jauh-jauh hari.



Sie konsumsi yang dikelola Almas dan Galuh menyiapkan cemilan untuk peserta dan nasi kotak untuk tamu undangan. Haykal sebagai sie akomodasi memastikan semua peralatan teknis berfungsi dengan baik, mulai dari laptop, sound system, hingga presentasi pemateri.



"Alhamdulillah semua berjalan lancar sesuai rencana. Ini adalah hasil kerja sama tim yang kompak," ungkap Vanessa, yang juga berperan sebagai co-PJ utama bersama Vioki.



 



Dokumentasi Lengkap dan Profesional



Tim Public Relations and Documentation (PDD) yang terdiri dari Naufal dan Tina telah menyiapkan dokumentasi lengkap acara. Naufal bertugas membuat video, countdown, banner, dan editing after movie, sementara Tina mengurus foto, editing dokumentasi, pamflet, sorotan Instagram, dan sertifikat peserta.



"Kami ingin memastikan setiap momen berharga ini terdokumentasi dengan baik sebagai kenang-kenangan dan juga sebagai bahan evaluasi untuk program serupa di masa mendatang," jelas Naufal.



 



Pesan Inspiratif untuk Para Ibu



Bagian terakhir seminar diisi dengan penyampaian pesan-pesan inspiratif bagi para ibu. Ning Indira menekankan bahwa ibu bukan sekadar "ibu rumah tangga", tetapi merupakan pencetak masa depan umat yang memiliki peran strategis dalam membangun peradaban.



"Setiap kata yang ibu ucapkan, setiap tindakan yang ibu lakukan, akan menjadi memori permanen dalam benak anak. Karena itu, jadilah ibu yang menginspirasi," pesan Ning Indira yang mendapat tepuk tangan meriah dari peserta.



 



Antusiasme Tinggi dan Harapan Keberlanjutan



Acara yang direncanakan berlangsung hingga pukul 11.10 dengan sesi penutupan dan foto bersama ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Banyak peserta yang mengusulkan agar program serupa dapat diadakan secara berkala dengan topik-topik parenting lainnya.



"Kami berharap program seperti ini bisa menjadi agenda rutin, karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pengasuhan di desa kami," ungkap salah satu anggota PKK yang hadir.



Dengan total anggaran yang mencakup biaya narasumber sebesar Rp 200.000, biaya konsumsi, cetak banner, dan sertifikat yang dikelola bendahara Salsa, acara ini dinilai sangat cost-effective dengan manfaat yang besar bagi masyarakat.



 



Dampak Positif untuk Komunitas



Seminar parenting ini berhasil mencapai tujuannya dalam memberikan edukasi kepada para ibu tentang pentingnya peran mereka dalam memberikan pendidikan berkualitas dari rumah. Para peserta tidak hanya mendapat pengetahuan teoretis, tetapi juga tips praktis yang dapat langsung diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.



Kerjasama antara mahasiswa KKM dengan PKK, pemerintah desa, dan Taman Posyandu ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat grassroot.



Program parenting ini membuktikan bahwa dengan perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, dan dukungan dari berbagai pihak, sebuah program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif yang nyata bagi komunitas.