Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan baru, khususnya bagi anak-anak. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 78 melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema Cybercrime pada Dunia Anak di MI Al-Fatah, Desa Banjarejo, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai bahaya kejahatan siber yang kerap mengintai anak-anak dalam aktivitas digital sehari-hari. Di era di mana gawai dan internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak, edukasi mengenai penggunaan teknologi secara aman menjadi hal yang sangat penting.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM menjelaskan pengertian cybercrime atau kejahatan siber dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan berbagai jenis kejahatan siber yang sering terjadi pada dunia anak, seperti cyberbullying, paparan konten tidak pantas, penipuan dalam game online, serta penyalahgunaan akun media sosial dan game.
Para siswa MI Al-Fatah terlihat sangat antusias dan bersemangat mengikuti jalannya kegiatan. Mereka aktif menyimak penjelasan, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman yang pernah mereka alami saat menggunakan gawai atau bermain game online. Antusiasme ini menunjukkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Agar suasana tetap menyenangkan dan tidak membosankan, penyampaian materi diselingi dengan berbagai ice breaking yang seru dan interaktif. Kegiatan ini berhasil mencairkan suasana dan membuat para siswa semakin bersemangat mengikuti sosialisasi hingga akhir. Selain itu, mahasiswa KKM juga mengadakan kuis ringan seputar materi yang telah disampaikan. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 78 berharap dapat menanamkan kesadaran digital sejak dini kepada anak-anak, agar mereka lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Edukasi semacam ini menjadi langkah awal yang penting dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif dunia digital, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat di era digital.
Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM dalam berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui edukasi yang kontekstual dan bermanfaat. Dengan adanya kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa, diharapkan upaya pencegahan kejahatan siber pada anak dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.