3 months ago

Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Air Cucian Beras

Header Image
ROJI RAHMATILLAH

230605110196 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.58

Sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja pada bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, Kelompok KKM 58 Ranasvara menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar limbah air cucian beras di Desa Sumbersuko. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga yang selama ini kurang dimanfaatkan, agar dapat diolah menjadi produk yang bernilai guna sekaligus ramah terhadap lingkungan.



Sosialisasi dilaksanakan di balai pertemuan desa dengan melibatkan warga setempat, kader masyarakat, serta perangkat desa. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang tertib, kondusif, dan penuh antusiasme. Sejak awal acara, masyarakat menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, terutama karena bahan utama pembuatan POC berasal dari air cucian beras yang mudah diperoleh dan tersedia di hampir setiap rumah tangga.



Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKM menjelaskan pengertian pupuk organik cair, manfaat penggunaannya bagi pertumbuhan tanaman, serta kandungan nutrisi yang terdapat dalam air cucian beras, seperti karbohidrat, vitamin B, dan mineral yang berperan penting dalam mendukung kesuburan tanaman. Selain itu, disampaikan pula berbagai manfaat penggunaan POC, antara lain meningkatkan kualitas tanah, menunjang pertumbuhan tanaman secara alami, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dalam jangka panjang.



Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair. Mahasiswa KKM memperagakan langkah-langkah pembuatan POC, mulai dari pengumpulan bahan, proses pencampuran, tahapan fermentasi, hingga teknik penyimpanan yang benar agar kualitas pupuk tetap terjaga. Melalui sesi praktik ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas dan aplikatif sehingga dapat menerapkannya secara mandiri di rumah masing-masing.



Selain praktik, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa KKM dan peserta sosialisasi. Berbagai pertanyaan diajukan oleh warga, seperti durasi fermentasi, takaran penggunaan pupuk cair pada tanaman, serta jenis tanaman yang sesuai untuk menggunakan POC. Seluruh pertanyaan dijawab secara komunikatif dan rinci oleh mahasiswa KKM, sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait penggunaan pupuk organik cair.



Tujuan Kegiatan



Adapun tujuan dari kegiatan sosialisasi pembuatan POC ini meliputi:





  • Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah air cucian beras agar memiliki nilai guna.




  • Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan produk yang ramah lingkungan.




  • Mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan pupuk kimia.




  • Mendorong pemanfaatan potensi dan sumber daya lokal untuk mendukung kegiatan pertanian dan tanaman pekarangan.




  • Membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.





Sasaran Peserta



Sasaran kegiatan sosialisasi ini adalah warga Desa Sumbersuko, khususnya ibu rumah tangga, kelompok tani, kader lingkungan, serta masyarakat yang memiliki tanaman pekarangan. Penentuan sasaran ini bertujuan agar ilmu dan keterampilan yang diberikan dapat langsung diaplikasikan dalam aktivitas rumah tangga maupun pertanian skala kecil di lingkungan desa.



Hasil yang Dicapai



Melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, beberapa hasil yang berhasil dicapai antara lain:





  • Meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat serta cara pembuatan pupuk organik cair.




  • Bertambahnya keterampilan warga dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.




  • Tumbuhnya kesadaran bersama untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.




  • Terjalinnya hubungan yang semakin baik antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Sumbersuko.




  • Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang berorientasi pada lingkungan dan keberlanjutan.





Penutup



Melalui kegiatan sosialisasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah air cucian beras ini, Kelompok KKM 58 Ranasvara berharap masyarakat Desa Sumbersuko dapat terus menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengelola limbah serta memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara praktis, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan.



Selain memberikan dampak positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di lapangan. Diharapkan program ini dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa mendatang serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berwawasan lingkungan.