Jambesari, 19 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melaksanakan salah satu program kerja bertajuk Si Bulet (Sosialisasi Bullying dan Mental Health) yang menyasar siswa kelas IV - VI di SDN 2 Jambesari, Desa Jambesari, Dusun Pabrikan pada Senin (19/01). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying serta pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia dini.
Kegiatan Si Bulet dirancang sebagai ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka, khususnya yang berkaitan dengan perundungan, tekanan emosional, serta dinamika pertemanan di lingkungan sekolah. Berbeda dari sosialisasi satu arah, mahasiswa KKM memilih pendekatan interaktif agar siswa merasa lebih nyaman dan terlibat secara aktif.
Dalam pelaksanaannya, siswa diberikan kesempatan untuk maju ke depan kelas, bertatap muka secara langsung dengan temen-temen mahasiswa, dan menceritakan keluhan, pengalaman, serta perasaan yang selama ini mereka rasakan. Melalui sesi diskusi tersebut, temen-temen mahasiswa KKM memberikan pemahaman sederhana mengenai apa itu bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak yang ditimbulkan terhadap kondisi mental dan emosional seseorang.
Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika seorang siswa dengan suara pelan namun penuh makna menyampaikan perasaannya. “Aku pengen mereka sadar sama apa yang mereka lakuin, dan aku harap mereka bisa jadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya. Kutipan tersebut mencerminkan harapan sederhana namun tulus dari siswa, yakni adanya perubahan sikap dan tumbuhnya kesadaran untuk saling menghargai di lingkungan sekolah.
Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa masih banyak anak yang menyimpan luka emosional akibat bullying dan membutuhkan perhatian serta pendampingan dari lingkungan sekitar. Mahasiswa KKM pun memberikan respons empatik dengan mendengarkan, menguatkan, serta menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendiri dan berhak mendapatkan perlakuan yang baik.
Melalui program SIBULET ini, mahasiswa KKM berharap anak-anak dapat lebih berani menyuarakan perasaan mereka, memahami dampak negatif bullying, serta menumbuhkan sikap saling menghargai antar sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak dan bebas dari tindakan perundungan.