2 months ago

Sowan dan Sayang: Gerak Pertama KKM 33 di Ranah Pendidikan Dusun Lesti

Header Image
FAIZZA AL-FATHI MUSLIMAH

230501110273 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.33

Kegiatan pengabdian mahasiswa KKM Kelompok 33 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Lesti diawali dengan langkah penuh kehangatan melalui silaturrahmi ke PAUD/PIAUD setempat. Kehadiran kami disambut dengan tangan terbuka oleh para pendidik yang selama ini penuh dedikasi mendampingi anak-anak usia dini. Sejak awal pertemuan, suasana kekeluargaan sudah sangat terasa, menciptakan ruang dialog yang nyaman bagi kami untuk memulai pengabdian.



​Dalam kesempatan silaturrahmi tersebut, kami memperkenalkan diri sebagai bagian dari KKM Kelompok 33 yang akan mengabdi di Desa Lesti selama beberapa waktu ke depan. Perkenalan berlangsung santai, diselingi senyum dan obrolan ringan yang perlahan mencairkan suasana antara mahasiswa dan pihak sekolah. Kami merasa diterima dengan sangat baik oleh lingkungan pendidikan di dusun ini.



​Suasana di dalam kelas pun berubah menjadi penuh warna dan keceriaan saat mahasiswa mulai berbaur langsung dengan anak-anak didik. Ruang kelas yang dihiasi lukisan dinding bergambar jerapah dan gajah menjadi saksi kegembiraan anak-anak saat kami membagikan balon-balon berwarna ungu. Momen ini menjadi jembatan bagi kami untuk membangun kedekatan emosional dengan mereka secara alami.



Para pendidik di PAUD tersebut juga menyempatkan diri berbagi cerita mengenai keseharian mereka dalam membimbing anak-anak belajar dan bermain. Melalui silaturrahmi ini, kami menyadari betapa besar peran seorang guru PAUD dalam membentuk pondasi karakter anak sejak dini. Cerita-cerita tentang kesabaran dan keikhlasan mereka menjadi inspirasi tersendiri bagi kami para mahasiswa.



​Bagi mahasiswa KKM, silaturrahmi ini menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga dan membuka cakrawala berpikir kami. Kami melihat secara langsung bahwa pendidikan anak usia dini tidak semata-mata soal materi pelajaran di atas kertas. Di dalamnya, terdapat nilai kasih sayang dan ketelatenan yang menjadi fondasi utama dalam mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal.



​Kami datang dalam agenda silaturrahmi ini tidak hanya sebagai tamu, melainkan juga sebagai pembelajar yang ingin menyerap banyak ilmu lapangan. Banyak hal positif yang bisa kami petik, mulai dari cara berkomunikasi yang efektif dengan anak-anak hingga strategi menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pengalaman ini menjadi modal penting bagi program kerja kami ke depan.



Setelah dari PAUD, agenda silaturrahmi kami berlanjut ke RA/TK Al-Khoiriyah yang juga berlokasi di wilayah Dusun Lesti. Di sana, kami disambut oleh spanduk bertuliskan "Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM)" yang menandakan semangat profesionalisme di sekolah tersebut. Guru-guru menyambut kami dengan ramah dan langsung memperkenalkan lingkungan serta fasilitas belajar yang ada.



​Pemandangan di RA Al-Khoiriyah tampak sangat ceria dengan kehadiran anak-anak yang mengenakan seragam berwarna oranye. Dalam momen silaturrahmi ini, anak-anak dengan penuh semangat menunjukkan hasil kreativitas mereka kepada kami. Mereka tampak bangga memamerkan kerajinan tangan berbentuk kamera kertas lengkap dengan hasil mewarnai yang sangat teliti.



​Keceriaan dan keingintahuan yang terpancar dari wajah anak-anak saat memegang kamera kertas tersebut sungguh menghangatkan hati kami. Hal ini mengingatkan kami kembali akan pentingnya memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak untuk mengasah imajinasi mereka. Kreativitas sederhana seperti itu ternyata mampu memberikan kebahagiaan yang besar bagi anak-anak di tingkat TK.



Kami berharap melalui rangkaian silaturrahmi ini, kehadiran mahasiswa KKM dapat memberikan dukungan positif dalam kegiatan pendidikan di Dusun Lesti. Kami tidak ingin keberadaan kami hanya sebatas formalitas, tetapi ingin memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh para guru dan siswa selama masa pengabdian berlangsung.



​Sebagai penutup, silaturrahmi awal ini diharapkan menjadi fondasi untuk menjalin hubungan kerja sama yang baik dan berkelanjutan. Semoga langkah kecil yang dimulai dengan balon ungu dan kamera kertas ini menjadi awal dari perjalanan pengabdian yang bermakna. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan belajar bersama masyarakat demi kemajuan pendidikan di Desa Lesti.