3 months ago

Tingkatkan Literasi dan Pengetahuan Dasar, KKM 35 Pandareka dalam Program Bimbingan Belajar Sekolah Dasar di Pandansari

Header Image
ATHA SALSABILA PUTRI HUDA

230503110098 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.35

Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 35 Pandareka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjalankan program bimbingan belajar untuk siswa sekolah dasar di Desa Pandansari. Program yang dilaksanakan setiap Kamis dan Jumat malam ini menjadi salah satu program unggulan bidang pendidikan yang bertujuan membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran sekolah dengan lebih baik. Sebagai mahasiswa yang terjun langsung ke lapangan, kami merasakan betapa program bimbel ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak di desa, mengingat banyak orang tua yang memiliki keterbatasan waktu atau kemampuan untuk mendampingi anak-anak belajar di rumah setelah pulang dari sekolah.



Antusiasme anak-anak menjadi energi tersendiri bagi kami. Meski lelah seharian bersekolah, mereka tetap datang dengan semangat membawa buku dan peralatan tulis. Dalam pelaksanaannya, kami tidak hanya mengajarkan cara mengerjakan soal, tetapi juga memberi pemahaman dengan memperhatikan bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Untuk membuat suasana belajar tidak membosankan, kami menggunakan berbagai metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti menggunakan tebak-tebakan penjumlahan matematika, bermain tebak kata dalam bahasa Indonesia. Keceriaan anak-anak saat belajar menjadi indikator bahwa belajar tidak harus selalu serius dan menegangkan.



Kami menghadapi berbagai tantangan, terutama perbedaan tingkat pemahaman antar siswa. Di dalam satu kelas bimbel, ada anak yang sudah lancar membaca dan lancar berhitung, tetapi ada juga yang masih kesulitan dengan teori dasar. Kondisi ini mengharuskan kami untuk lebih sabar dan kreatif dalam menyampaikan materi. Namun, setiap kemajuan sekecil apapun dari anak-anak adalah pencapaian yang patut disyukuri. Ketika seorang anak yang sebelumnya tidak percaya diri akhirnya berani menjawab pertanyaan, atau ketika anak yang kesulitan membaca mulai bisa membaca kalimat dengan lancar, itu adalah momen-momen berharga yang membuat kami merasa bahwa usaha kami tidak sia-sia.



Bagi kami, program bimbel ini bukan hanya tentang membagi ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun hubungan emosional dengan anak-anak sebagai kakak dan teman. Anak-anak tidak malu bercerita tentang keseharian mereka di sekolah, teman-teman mereka, atau bahkan cita-cita mereka menjadi dokter, guru, atau polisi. Cerita-cerita polos itu mengingatkan kami pada tanggung jawab untuk memberikan bekal pendidikan yang baik.



Program bimbingan belajar KKM 35 Pandareka di Desa Pandansari adalah bukti kecil bahwa mahasiswa dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap program ini bisa dilanjutkan oleh angkatan KKM berikutnya atau bahkan dikembangkan menjadi program rutin desa, karena anak-anak di Desa Pandansari memiliki potensi luar biasa yang hanya membutuhkan pendampingan tepat untuk berkembang. Bagi kami sebagai mahasiswa, program ini memberikan pembelajaran berharga bahwa pengabdian bukan hanya tentang memberikan ilmu, tetapi juga tentang menerima pelajaran hidup tentang kesederhanaan, ketulusan, dan kebahagiaan dari anak-anak dan masyarakat desa. Melalui program sederhana namun bermakna ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi generasi penerus bangsa yang lebih baik, dimulai dari anak-anak Desa Pandansari.