BLITAR – Mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Seruni Aksara Kelompok 24 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi melanjutkan program Literasi Pagi di MI Al Huda Tumpang, Kabupaten Blitar. Program yang telah berjalan sejak 19 Januari 2026 ini bertujuan untuk membiasakan budaya membaca bagi siswa sejak dini.
Kegiatan literasi ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi, tepat setelah rangkaian doa bersama dan membaca surat-surat pendek. Dengan durasi sekitar 15 hingga 20 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai, para siswa diajak untuk menyelami beragam bacaan untuk membuka wawasan berpikir mereka sebelum menerima materi akademik.
Dukungan Fasilitas dan Partisipasi Siswa
Menyadari pentingnya sarana pendukung, siswa Kelompok 24 mengambil langkah nyata dengan melengkapi fasilitas di ruang kelas. Karena beberapa kelas belum memiliki tempat penyimpanan buku yang memadai, para siswa berinisiatif membeli rak buku serta tambahan koleksi buku bacaan untuk menunjang program kerja ini.
Tidak hanya memanfaatkan fasilitas dari siswa, para siswa juga didorong untuk membawa buku cerita milik pribadi dari rumah. Kolaborasi ini menciptakan keragaman bahan bacaan di dalam kelas, sehingga siswa memiliki lebih banyak pilihan cerita yang menarik minat mereka. Melatih Keberanian dan Pemahaman
Metode pelaksanaan literasi ini dibuat bervariasi agar tidak membosankan. Di beberapa kelas, pengajar memberikan soal-soal latihan terkait isi buku untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap apa yang mereka baca.
Tamara Aldiva Rochayati, salah satu mahasiswa AM KKM Seruni Aksara 24 UIN Malang, menjelaskan bahwa metode evaluasi ini sangat efektif, terutama bagi siswa di jenjang kelas rendah.
“Khususnya di kelas 2A, saya selalu memberikan latihan soal di setiap sesi literasi. Hal ini dilakukan untuk melatih kemampuan membaca dan pemahaman mereka. Selain itu, saya juga memotivasi siswa untuk berani menceritakan kembali isi buku di depan teman-temannya bagi mereka yang bersedia mencoba,” ujar Tamara.
Harapan Masa Depan
Program Literasi Pagi ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda pengabdian masa siswa saja, tetapi dapat menjadi budaya yang menetap di MI Al Huda Tumpang. Dengan adanya rak buku baru dan kebiasaan membaca yang mulai tumbuh, diharapkan kemampuan literasi dasar siswa akan meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan mendukung kinerja akademik mereka di masa depan.