3 months ago

Upaya Mahasiswa KKM 29 Dampingi Orang Tua Hadapi Transisi Pendidikan Anak: Catatan Program KOMPAS, KKM Kelompok 29 UIN Malang 2026

Header Image
MAULANA NUR ROKHIM

230605110100 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.29

15 Januari, SDN 2 Jambesari - Kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan baru kerap kali hanya diukur dari kemampuan akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung. Padahal, aspek mental dan emosional memegang peranan yang tidak kalah penting dalam menunjang keberhasilan anak beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Tanpa kesiapan mental yang matang, anak berisiko mengalami kecemasan, penurunan motivasi belajar, hingga kesulitan bersosialisasi.



Menanggapi fenomena tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 29 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan seminar parenting bertajuk "KOMPAS" (Komunikasi Orang Tua Membentuk Anak Berkelas) pada Kamis (15/1/2026) di SD Negeri 2 Jambesari. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKM dalam menghadirkan ruang edukasi bagi orang tua agar lebih siap mendampingi anak menghadapi fase transisi pendidikan.



Seminar parenting ini diikuti oleh para orang tua dan wali murid kelas 6 SDN 2 Jambesari sebagai sasaran utama kegiatan. Mengusung tema "Membangun Kesiapan Akademik dan Mental Anak Menuju Jenjang Selanjutnya", kegiatan ini bertujuan membekali orang tua dengan pemahaman serta strategi praktis dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik semata.

Ketua Penanggung Jawab Bidang Parenting, Tazkiyah Amaliah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa transisi dari sekolah dasar ke jenjang pendidikan selanjutnya sering kali menjadi fase krusial dalam perkembangan anak. "Melalui KOMPAS, kami ingin menciptakan ruang refleksi bagi orang tua agar mampu menjadi penunjuk arah yang tepat bagi anaknya, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang berbakti bagi nusa, bangsa, dan agama," ujarnya.



Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.45 WIB ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ibu Diah Mayasari, S.Psi., M.Psi., C.Tr., seorang praktisi psikologi yang memiliki pengalaman luas dalam pendampingan anak dan keluarga. Dalam pemaparannya, Ibu Diah menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak sebagai fondasi utama dalam membangun kesiapan mental. Ia juga mengajak peserta untuk lebih peka terhadap kondisi emosional anak, terutama menjelang masa peralihan jenjang pendidikan.



Sesi seminar berlangsung secara edukatif dan interaktif. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi yang membahas berbagai tantangan nyata, seperti kecemasan anak menghadapi lingkungan baru, tekanan akademik, hingga peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri anak. 



Selain sebagai sarana edukasi parenting, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Pihak sekolah, yang diwakili oleh Ibu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SDN 2 Jambesari, menyambut baik terselenggaranya seminar ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan wali murid dalam mendukung proses pendidikan anak.



Rangkaian acara ditutup dengan sesi doa bersama, penyerahan cinderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi, serta foto bersama yang menjadi simbol terjalinnya kolaborasi dan kebersamaan. Melalui kegiatan seminar parenting KOMPAS ini, diharapkan para orang tua tidak lagi hanya berfokus pada capaian akademik dan angka di rapor, tetapi juga semakin memperhatikan kesehatan mental dan emosional anak sebagai bekal penting dalam meraih keberhasilan belajar di masa depan.