SD Negeri Pandanwangi 1 terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kreatif, dan mampu membentuk karakter peserta didik, khususnya siswa kelas 2. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui kegiatan pelatihan kreativitas anak dengan menggunakan bahan dasar gypsum, yang dilaksanakan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM).
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi siswa kelas 2 untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas mereka melalui kegiatan seni yang sederhana dan menyenangkan. Dengan media gypsum, siswa diajak untuk belajar mengenal warna, bentuk, serta melatih keberanian dan rasa percaya diri dalam berkarya. Pelatihan ini diikuti dengan penuh antusias dan keceriaan oleh seluruh peserta.
Pelatihan dilaksanakan di dalam kelas dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para siswa diberikan cetakan gypsum untuk kemudian diwarnai sesuai dengan imajinasi masing-masing. Kegiatan mewarnai gypsum ini bertujuan untuk melatih ketelitian, kesabaran, serta kemampuan berekspresi secara visual melalui media yang berbeda dari kertas biasa.
Selama kegiatan berlangsung, siswa kelas 2 tampak aktif, ceria, dan percaya diri dalam menyelesaikan hasil karya mereka. Setiap karya yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri, menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kreativitas dan daya cipta yang berbeda. Selain itu, siswa juga dilatih untuk berani menunjukkan hasil karyanya di hadapan teman-teman.
Adapun tujuan utama dari pelatihan kreativitas menggunakan bahan dasar gypsum ini adalah:
- Mengasah kreativitas dan imajinasi siswa sejak usia dini
- Melatih konsentrasi, ketelitian, dan kesabaran
- Mengembangkan kemampuan motorik halus siswa
- Menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian berekspresi
- Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kolaboratif
Melalui pelatihan kreativitas dengan media gypsum ini, diharapkan siswa kelas 2 SD Negeri Pandanwangi 1 dapat tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, percaya diri, dan berani berkarya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi seni, karakter, dan kepribadian anak sejak dini.